CALEG GOLKAR

Mabes Polri “Tangkap Besar”, Direktur Narkoba Poldasu Dinilai Mandul

MEDAN (medanbicara.com) – Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Edi Iswanto menjadi bahan ‘olok-olokan’ sejumlah wartawan dari berbagai media saat sesi wawancara di konfrensi pers pengungkapan 34 kilogram (Kg) sabu dan 70.000 butir ekstasi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sumut, Senin (6/3) siang.

Olok-olokan terhadap orang nomor satu di Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumut, bermula ketika wartawan menanyakan, kapan pihaknya mengungkap kasus besar narkoba? Karena dalam beberapa kali pengungkapan, Ditres Narkoba kerap kecolongan, baik oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat dan Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri.

“Ya kan tangkapan kita juga,” jawab Edi Iswanto dengan wajah memerah.

Mendengar jawaban itu, gggrrrrr….! Gelak tawa para wartawan pecah.
Bukan hanya wartawan, sejumlah personel Direktorat Narkoba Mabes Polri yang berpakaian preman, tampak tersenyum melihat situasi tersebut.

Ada salah seorang wartawan yang nyeletuk, kalau selama ini kinerja Ditres Narkoba Polda Sumut hanya ‘tidur’, sehingga tidak pernah ada tangkapan atau pengungkapan kasus narkoba se-‘wah’ tangkapan BNN Pusat dan Mabes Polri.

“Bobok saja Polda Sumut (Ditres Narkoba),” celetuknya sambil terkekeh.

Suasana gaduh tersebut, tak berlangsung lama. Sebab, Direktur IV Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri, Brigjen Pol Eko Danianto langsung menyergahnya dengan mengeluarkan pembelaan terhadap kompatriotnya, Kombes Pol Edi Iswanto.

“Penangkapan ini atas kerjasama dengan Polda Sumut juga. Kita berkoordinasi, karena mereka (Ditres Narkoba Polda Sumut) lebih menguasai lapangan,” belanya.

Namun, pembelaan itu tak menyurutkan wartawan untuk kembali ‘menyudutkan’ Edi Iswanto. 

“Pak, para tersangka langsung dibawa ke Jakarta kan? Tidak dititipkan di Polda?” tanya wartawan.

“Iya, kita langsung bawa ke Jakarta,” jawab Eko.

Lagi-lagi, sejumlah wartawan bergumam,

“Jangan dititip di Polda, yang delapan tersangka narkoba yang kabur saja, sampai sekarang belum bisa ditangkap,” ujar sejumlah wartawan. (emzu)

Mungkin Anda juga menyukai