Ngeri Ah…Eko Innalillahi Digiling Mesin

Polisi menyelidiki mesin yang menggiling eko. (ody/snc)

LABUHANBATU (medanbicara.com)-Ajal menjemput Eko Susilo (38), Rabu (25/4/18) sekira pukul 06.45 Wib. Eko tergelincir dan tergiling mesin Conveyor dan Scrapper, di tempatnya bekerja di Jalan Lintas Sumatera, Dusun Bloksongo, Desa Sisumut, Kota Pinang, Kabupaten Labusel. Eko yang mengalami luka cukup serius sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Nuraini Kota Pinang Labusel. Tapi nyawanya tak tertolong.

Informasi yang di terima, bekerja di PT Nubika Jaya bagian Power Plan dengan jabatan sebagai mandor. Rabu, Eko masuk kerja pukul 06.45 Wib. Korban naik ke atas mengecek kelancaran operasional mesin pada bagian Conveyor dan Scrapper (penyorong/pengantar) bahan bakar berupa Viber dan Cangkang) untuk menuju Boiler.

Pada saat posisi pengecekan dgn jalan bertangga diduga korban tergelincir dan terjatuh ke bagian Ccrapper. Akibatnya korban tergiling alat tersebut sehingga terjepit hingga tewas.

Setelah mesin dihentikan, kemudian Karyawan lainnya bernama Misdi mengecek naik ke atas dan mendapati Korban dalam posisi terjepit di Mesin Scapper.

Kemudian Karyawan lain memberikan pertolongan kepada korban dengan membawa ke Rumah Sakit Umum Nuraini di Bloksongo Desa Sisumut, Namun ternyata nyawa korban sudah tidak dapat tertolong.

Sementara pihak kepolisian Sektor Kota Pinang meminta keluarga untuk dilakukan otopsi kepada korban, namun keluarga korban tidak menginginkan dilakukan otopsi.

“Ya karena keluarga tidak ingin di lakukan otopsi, akhirnya jasad korban dikembalikan ke rumah keluarganya di Dusun Batu Nanggar, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun untuk disemayamkan,” jelas Kapolsek Kota Pinang, Kompol M Sitanggang. (snc/ody)

Mungkin Anda juga menyukai