Pemko Gunungsitoli Berencana Bangun Kantor Penyuluh Pertanian

Gunungsitoli (medanbicara.com) – Guna lebih meningkatkan pemahaman pola bercocok tanam yang baik dan memacu hasil produksi petani, Pemko Gunungsitoli berencana membangun kantor penyuluh pertanian di kecamatan.

Rencana pembangunan kantor penyuluh pertanian dikemukakan Walikota Gunungsitoli, Lakhomizaro Zebua saat menghadiri panen perdana tanaman jagung bersama pimpinan perangkat dinas, Camat Gunungsitoli Idanoi, tokoh masyarakat dan Kepala Desa di Desa Siwalubanua I Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Rabu.

Ia menyatakan setuju dengan perencanaan pembangunan kantor penyuluhan. “Kalau bisa dekat areal persawahan, jangan di pinggir jalan raya, supaya petugas penyuluhan lebih rajin ke lapangan”, kata Walikota sembari memerintahkan Kepala Dinas PU untuk melihat akses jalan menuju lahan pertanian tersebut agar dapat diwujudkan di Tahun 2020.

Walikota menambahkan, mengenai keterbatasan modal bagi petani, pemerintah memiliki program dana bergulir. Dengan persyaratan anggunan guna tertibnya administrasi.

Sehingga petani yang kekurangan modal dapat meminjam maksimal Rp25 Juta hanya dengan bunga 0,06 persen per bulannya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Gunungsitoli Oimolala Telaumbanua mengungkapkan, program pertumbuhan di bidang ekonomi pertanian menggunakan lahan seluas 1,7 ha di desa Siwalubanua I. Sedangkan untuk masing-masing Kecamatan diberikan target minimal 10 ha tanaman jagung.

Pihaknya juga mendukung operasional dengan menyiapkan traktor dan alat pemipil jagung.

Sementara itu, tokoh masyarakat yang juga sekaligus Anggota DPRD Kota Gunungsitoli Hadirat Gea asal Kecamatan Gunungsitoli Idanoi turut menyampaikan apreasiasi dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Gunungsitoli khususnya di pengembangan ekonomi sektor pertanian ini.

Hadirat berharap kedepannya petani tidak hanya diajarkan bagaimana cara menamam jagung.

” Kiranya dinas terkait dapat memberikan binaan analisa usaha tani dan dengan di optimalkan hal ini menuju swasembada pertanian”, pintanya. (sua)

Mungkin Anda juga menyukai