Pemko Gunungsitoli Sampaikan Nota Pengantar Ranperda RPJMD Tahun 2021-2026

Gunungsitoli (medanbicara.com)-Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli menyampaikan Nota Pengantar Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Gunungsitoli Tahun 2021-2026, kepada DPRD Kota Gunungsitoli melalui Rapat Paripurna yang digelar pada hari, Selasa kemarin.

Nota pengantar Ranperda RPJMD Kota Gunungsitoli 2021-2026 disampaikan Walikota Gunungsitoli melalui Sekda Ir Agustinus Zega kepada Yanto, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Herman Jaya Harefa (wakil ketua) dan disaksikan Sekwan, Meisoniman Lahagu.

Walikota Gunungsitoli diwakili oleh Sekretaris Daerah, Ir Agustinus Zega dalam Nota Pengantar yang dibacakannya menyatakan, Ranperda RPJMD Kota Gunungsitoli Tahun 2021-2026 merupakan penjabaran visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli yakni Gunungsitoli berdaya saing, nyaman dan sejahtera. 

“Berdaya saing dalam visi dapat diartikan sebagai kapabilitas pemerintahan dan masyarakat Kota Gunungsitoli yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif dalam menghadapi persaingan, menciptakan kesetaraan dan merespon dinamika tuntutan pembangunan daerah. Selanjutnya kata Nyaman mengandung makna Kota Gunungsitoli yang menjadi rumah bagi semua kalangan sebagai kota yang ramah, bersih, berbudaya dan tenteram dengan dukungan infrastruktur yang memadai serta sistem perkotaan dan tata lingkungan yang terintegrasi. Dan kata Sejahtera diinterpretasikan sebagai masyarakat yang mampu memenuhi kebutuhannya secara layak melalui peningkatan pendapatan, terbukanya lapangan pekerjaan dan berkurangnya penduduk miskin,” jelas Agus.

Agus Zega menjelaskan, tujuan dan sasaran pembangunan daerah yang akan diwujudkan pada periode RPJMD 2021-2026, selanjutnya diharapkan akan tercapai melalui strategi dan kebijakan yang efektif, arah dan fokus pembangunan tahunan, serta implementasi program pembangunan daerah dan program perangkat daerah yang dirumuskan secara terukur. 

Dijelaskan, prinsipnya yakni agar seluruh program pembangunan daerah yang telah disusun merupakan manifestasi program unggulan serta janji politik Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli pada saat Pilkada Tahun 2020 yang lalu. 

“Perlu kami sampaikan bahwa program pembangunan daerah yang termuat dalam Ranperda RPJMD 2021-2026, memiliki orientasi aspek kualitatif dengan penajaman terhadap hasil yang akan dicapai melalui kegiatan-kegiatan yang selanjutnya dirumuskan secara selektif ke dalam Rencana Strategis (Renstra) masing-masing perangkat daerah,” jelasnya.

Dalam Ranperda RPJMD Tahun 2021-2026 ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli telah menyajikan sejumlah indikator kinerja daerah sebagai ukuran keberhasilan pembangunan yang ditargetkan dapat diwujudkan dalam kurun 5 (lima) tahun ke depan. Berupa, proyeksi capaian indikator-indikator kinerja tersebut, terdistribusi sebagai indikator kinerja utama daerah, indikator kinerja kunci pemerintah daerah, indikator kinerja utama perangkat daerah dan indikator program pada masing-masing perangkat daerah.

“Pemerintah Kota Gunungsitoli sangat mengharapkan DPRD Kota Gunungsitoli dapat memboboti dan mempertajam setiap substansi dalam dokumen Ranperda RPJMD Kota Gunungsitoli yang telah disampaikan, untuk menghasilkan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga dapat tercapai kesepakatan antara DPRD dan Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam menetapkan Ranperda ini menjadi Peraturan Daerah Kota Gunungsitoli,” tutur Sekda.(nua)

Mungkin Anda juga menyukai