Positif Covid-19 di Gunungsitoli Bertambah 11 Orang Total 65

Juru bicara GTPP Covid-19 Kota Gunungsitoli, Onahia Telaumbanua didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Wilser Napitupulu saat memberikan keterangan kepada wartawan. (nua)

Gunungsitoli (medanbicara.com)-Gugus Tugas Percepatan Penanganan ( Covid-19 Kota Gunungsitoli mengumumkan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Senin (7/9/2020).

“Kembali pada sore  hari ini GTPP Covid-19 Kota Gunungsitoli menyampaikan informasi perkembangan terakhir terkonfirmasi positif Civid-19. Sebagaimana surat yang diterima dari UPTD RSUD Gunungsitoli, dokter Alexsia, RSU Siloam Medan dan Klinik Bunda Thamrin, Medan sejak Sabtu lalu (5/9/2020) sampai sekarang warga yang terpapar Covid-19 berjumlah 11 orang,” kata juru bicara GTPP Covid-19 Kota Gunungsitoli, Onahia Telaumbanua didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Wilser Napitupulu kepada wartawan.

Adapun   ke11 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut yakni :
1. JW warga Jalan Sudirman, Kelurahan Pasar Kecamatan Gunungsitoli
2.AS warga Hilinaa Kecamatan Gunungsitoli, PNS di RSUD Gunungsitoli
3.OH  warga Dahana Sogawu-gawu Kecamatan Gunungsitoli, PNS di Dinas Peternakan Kabupaten Nias
4. ST warga Yamin Kelurahan Pasar Kecamatan Gunungsitoli, mahasiswa
5. VZ warga Sifalaete Tabaloho Kecamatan Gunungaitoli, PNS di Puskesmas Gunungsitoli Barat
6. OBVZ warga Sifalaete Tabaloho Kecamatan Gunungsitoli, honorer di RSUD Gunungsitoli
7. LL warga Jln Diponegoro Kelurahan Ilir Gunungsitoli, dokter di RSUD Gunungsitoli
8. MNG warga Miga Kecamatan Gunungsitoli, karyawan BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli
9. JFL warga Jln Tirta Sifalaete Tabaloho Kecamatan Gunungsitoli, pegawai BPJS
10. ENA warga Lasara Bahili Kecamatan Gunungaitoli, karyawan BPJS, dan
11. IA warga Jln Yossudarso Kecamatan Gunungsitoli karyawan BPJS.

“Dengan bertambahnya 11 orang ini maka   jika ditotalkan dari data sampai saat  ini berjumlah 65 orang yang  positif Covid19 di wilayah Kota Gunungsitoli,” ujar Onahia.

Menurut Wilser, yang dikhawatirkan saat ini pasien positif covid-19 apabila ada  penyakit penyerta dapat berpotensi membahayakan jiwa.

Karenanya,  Onahia menegaskan, alat pencegahannya tak lain dengan tetap menjalankan protokol kesehatan memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan.(nua)

Mungkin Anda juga menyukai