Tersangka saat dilakukan penangkapan. (mdc)
Loading...

MEDAN (medanbicara.com)– Tim gabungan BNN dan Bea Cukai Medan, kembali menggagalkan peredaran sabu-sabu jaringan internasional di Pantai Labu, Deliserdang, Kamis (28/2/2019). Empat pria ditangkap berikut 30 kg barang bukti sabu-sabu.

Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Arman Depari dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (3/3/2019) sore mengatakan, sindikat ini adalah jaringan Benu yang mengorganisir penyelundupan barang haram itu dari Malaysia melalui Pantai Labu, Deliserdang.

“Penangkapan berawal dari informasi masyarakat, bahwa di wilayah Deli Serdang, Sumatera Utara, akan ada pengiriman sabu dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur laut,” kata Arman dalam keterangannya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan melakukan penyelidikan dan didapat informasi bahwa pengiriman sabu yang dijemput langsung dari Port Klang, Malaysia, menggunakan jalur laut menggunakan kapal nelayan oleh seseorang bernama Ibnu Hajar alias Benu.

“Setelah memasuki wilayah perairan Indonesia, kapal akan sandar di wilayah Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Sumut. Biasanya serah terima di tengah laut atua ship to ship,” jelas Arman.

Setelah tiba di Pantai Labu, sabu tersebut dibawa dengan menggunakan kendaraan roda empat oleh dua orang pria.

“Pada saat mobil melintas di Jalan Lintas Sumatera, Pagar Jati, Lubukpakam, Deliserdang, tim melakukan penghadangan terhadap kendaraan tersebut dan diamankan dua kurir atas nama Dedi Iskandar dan Surya Darma,” imbuhnya.

Dari kedua tersangka tersebut, lanjut Arman, diamankan tiga kantong plastik warna hitam berisi masing-masing 10 kantong sabu yang dikemas dalam plastik teh China berwarna hijau.

Berdasarkan hasil interogasi terhadap dua pria tersebut, personel BNN kemudian kemudian berhasil meringkus dua tersangka lainnya dalam sindikat tersebut yakni Ibnu Hajar (penjemput sabu dari Malaysia) dan Rahmadsyah (pengendali).

“Saat ini seluruh tersangka dan barang bukti dibawa telah dibawa ke Kantor BNN RI di Cawang, Jakarta Timur,” pungkas Arman. (mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY