Anggota DPRD Sumut Dimas Triadji Reses di Kecamatan Perbaungan, Cerita Alumni Covid-19 Sampai BLK

Sergai (medanbicara.com)-Dimas Triadji SIKom menggelar Reses I tahun sidang II 2020-2021, di Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai, Selasa (15/12/2020).

Masyarakat Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, Sergai sangat antusias menghadiri Reses I Masa Persidangan II Tahun 2020/2021 Anggota DPRD Sumut itu.

Hadir ayahnya yang juga Bupati Sergai, Ir H Soekirman, Kades Kota Galuh, Surya Bima, tokoh masyarakat Safrul Hayadi, tokoh pemuda, tokoh masyarakat beserta undangan.

Anggota DPRD Sumut, Dimas Triadji memaparkan di hadapan masyarakat, bahwa pada awalnya kegiatan Reses DPRD Sumut ini sudah diminta sebelum masa Pilkada di 9 Desember 2020 lalu.

“Karena ada larangan yang cukup ketat untuk mengumpulkan orang terkait penyebaran Covid-19. Namun hari ini jangan terlalu khawatir dengan adanya Covid-19, karena saya bersama Pak Bupati Soekirman merupakan alumni Covid-19. Sebab penyakit Covid ini ada dan bisa disembuhkan. Sehingga masyarakat jangan terlalu berlebihan menyikapinya, sebab bagi yang terjangkit Covid-19 ini ada yang dilakukan isolasi di Rumah Sakit maupun isolasi mandiri di rumah,” ujarnya.

Ketua Komisi E DPRD Sumut ini mengatakan, pihaknya fokus membidangi pendidikan, kesehatan, tenaga kerja, kesejahteraan rakyat.

“Namun isu lainnya juga bisa disampaikan kepada kami. Seperti halnya yang ada di Desa Kota Galuh ini mendapatkan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun 2020 dari Kementrian PUPR. Dalam program ini kami sifatnya memfasilitasi lewat Fraksi Nasdem hingga sampai ke masyarakat. Untuk di Sergai program PISEW ini ada di 7 titik. Peran legislatif itu hanya mendorong dan mengawasi agar program yang diusulkan dapat terlaksana,” katanya.

Menyangkut Dana Bantuan Keuangan Propinsi (BKP) sejauh ini dengan Kabupaten/Kota hanya bersifat koordinasi, dan sudah 2 tahun tidak ada realisasi.

Hal ini dikarenakan dana BKP sebelumnya menyisakan berbagai persoalan.

“Namun begitu kami tetap mendorong Pemerintah Propinsi Sumut untuk menyediakan Balai Latihan Kerja (BLK) di Sergai. Mengingat di Sergai ini tidak ada Universitas sehingga anak-anak SMK yang ada di Sergai bisa dilatih untuk memiliki ketrampilan masuk dalam dunia kerja,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sergai, Ir H Soekirman menyampaikan rasa syukur kehadirat Allah SWT di tengah Covid-19 ini Kabupaten Serdang Bedagai tidak kekurangan pangan, karena masyarakat Sergai banyak persawahan, kebun, dan kalau banyak pabrik bisa saja banyak yang tutup. Sergai ini diharapkan ada BLK. Sehingga masyarakat dapat dilatih ketrampilan membuat sabun, detergen, minyak wangi,” ujarnya.

Soekirman juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada di tengah pandemi Covid-19, mengingat kecenderungan pandemi Covid-19 di Sergai belum juga turun. (ung)

Mungkin Anda juga menyukai