Kunker ke Polres Sergai, Ini Pesan Kapolda Sumut Martuani Sormin Sama Anak Buahnya…

Sergai (medanbicara.com)-Usai meresmikan Kampung Bertuah di Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan, Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, mengunjungi Mapolres Sergai, Kamis (9/7) sore.

Setibanya di Mapolres Sergai, Kapoldasu bersama rombongan langsung disambut Bupati Serdang bedagai Soekirman, Kapolres Serdangbedagai AKBP Robin Simatupang, dan seluruh personel Polri dan TNI.

Selanjutnya, Kapoldasu bersama personel Polres Sergai dan Batalyon 122 Rimba Raya bersama-sama menyanyikan yel-yel kekompakan antara Polri dan TNI.

Dalam sambutannya, Martuani berharap agar seluruh personil Polri dan TNI menjadi abdi yang menjalani masyarakat. Sehingga, kehadiran personil benar-benar dapat dirasakan.

“Saya berharap kepada seluruh personil benar-benar bertugas memberikan rasa aman sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten Serdangbedagai tetap kondusif,” pungkasnya.

Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Serdangbedagai, Kapolda Sumut, Irjen Martuani Sormin juga meresmikan pembangunan Gedung Sat Reskrim Polres Sergai.

Peresmian itu ditandai dengan peletakan batu pertama langsung dilakukan Kapoldasu bersama Bupati Serdangbedagai Soekirman, Kapolres Serdangbedagai AKBP Robin Simatupang, dan para pejabat utama lainnya.

Nantinya, keberadaan gedung Sat Reskrim Polres Serdang bedagai akan berfungsi sebagai tempat pelayanan serta ruangan penyidikan oleh Satuan Reserse Polres Serdang Bedagai.

Usai melakukan peletakan batu pertama, Martuani menyebutkan keberadaan gedung Sat Reskrim Polres Sergai yang baru dibangun dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat.

“Mudah-mudahan gedung ini akan membawa keadilan dan kemakmuran serta memberikan manfaat untuk masyarakat,” katanya.

Dalam kunjungan kerjanya ke Polres Sergai, Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin, MSi juga memberikan pengarahan dan pembekalan kepada personel Polres Sergai.

Kehadiran Kapolda Sumut guna memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh personel untuk meningkatkan kualitas kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat

Kapolda Sumut mengingatkan para personel sebagai anggota Polri tidak ada yang diperbolehkan melakukan kekerasan, namun jika dalam keadaan mendesak dan membahayakan keselamatan personel maka boleh diberi tindakan tegas terukur.

Saat ini, Polri berada di peringkat 3 instansi yang dipercaya publik dan prestasi tersebut harus dipertahankan. Reformasi saat ini telah berubah. Dalam hal demokrasi saat ini pemegang kekuasaan tertinggi adalah rakyat. Perubahan paradigma dan cara pandang kita juga harus dilakukan untuk tetap mempertahankan citra Polri agar semakin baik.

“Diskresi Kepolisian dilakukan berdasarkan adanya undang-undang dan adanya kewenangan yang melekat pada diri kita. Maka harus digunakan dengan sebaik mungkin,” ujarnya

Kapolda Sumut mengatakan bahwa media sangat berperan aktif dalam meningkatkan citra polri.

“Segala perbuatan kita disorot media dan dengan cepat diketahui publik. Maka itu perilaku dan ucapan dari masing-masing personel harus dijaga,” katanya.

Kapolda Sumut menegaskan agar jangan sampai ada personel Polres Sergai yang terlibat penyalahgunaan narkotika.

“Jika terlibat saya pastikan personel tersebut akan diberi tindakan tegas terukur,” tegasnya

Kepada para perwira, Kapolda Sumut juga berpesan untuk menjadi komandan yang mengerti anggota. Meski menjadi komandan namun jangan asal perintah anggota tetapi tidak ikut andil melaksanakannya. Kehadiran Polres dan Polsek juga harus dirasakan masyarakat dimana seluruh personel berperan aktif dalam mengakkan disiplin sehingga Polri semakin hebat.

“Perbaiki kualitas pelayanan terhadap masyarakat karena disitulah kehadiran kita akan diapresiasi oleh publik. Semoga peran serta Polres Sergai dapat memberikan manfaat dan dirasakan oleh seluh masyarakat,” pesannya.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin, MSi juga meminta seluruh personel TNI-Polri harus bersifat netral menjelang pelaksanaan pesta demokrasi Pilkada serentak tahun 2020 mendatang.

Dalam pelaksanaan Pilkada, personel TNI-Polri bertugas untuk melaksanakan pengamanan dan memastikan proses pemungutan suara berjalan dengan lancar serta situasi kamtibmas aman dan kondusif.

Untuk wilayah Sumut ada 17 Kabupaten dan 6 Kota yang melaksanakan Pilkada. Di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan pemungutan suara tetap dilaksanakan dimana masyarakat maupun panitia memperhatikan protokol kesehatan.

Kapolda Sumut meminta pemerintah daerah yang melaksanakan Pilkada untuk segera merumuskan anggaran. Hal tersebut dikarenakan jumlah TPS pasti bertambah sehingga biaya pengamanan pun meningkat.

“Kendala saat ini kita masih kekurangan alat kesehatan seperti APD, sarung tangan dan masker bagi personel yang melaksanakan pengamanan. Ketersediaan tempat cuci tangan juga harus dipastikan untuk memastikan protokol kesehatan benar berjalan lancar,” ujarnya.

Selain itu, Kapolda Sumut juga meminta personel TNI-Polri tetap menjaga soliditas dan kekompakan yang terjalin karena TNI-Polri merupakan garda terdepan dan komponen terpenting dalam sistem pertahanan Indonesia.

“Jika TNI-Polri bentrok maka stabilitas keamanan dan ketertiban Indonesia akan terganggu. Maka dari itu mari tetap menjaga silaturahmi yang sudah terjalin karena kita semua saudara,” ujarnya.(yung)

Mungkin Anda juga menyukai