Nganggur, Mencuri Sepeda Motor, Eh Ketahuan, Pria Ini Dijemput di Rumah Istri

Sergai (medanbicara.com)-Andi (30) tak berkutik saat petugas Unit Reskrim Polsek Firdaus menjemputnya dari rumahnya, di Dusun III Betung, Kec Sei Rampah, Kab Serdang Bedagai, Jumat (26/3/2021) sekira pukul 07.15 WIB.

Pria pengangguran itu di tangkap karena disangka melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor jenis Suzuki Shogun Nopol BK 3118 XAF, milik korbannya, Samsul Bahri (36) warga yang sama.

Menurut laporan korban di Polsek Firdaus, sesuai LP/44/III/2021/SU/RES SERGAI/ SEK FIRDAUS, tanggal 07 Maret 2021, peristiwa itu terjadi di areal persawahan milik korban, tepatnya di Dusun III Betung Silau Rakyat, sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat itu korban tiba di persawahan miliknya dengan mengendarai sepeda motor yang mempergunakan keranjang pada belakang. Sepeda motor itu kemudian diparkirkan di bawah pohon sawit di dalam areal persawahan.

Sekira pukul 15.15 WIB korban tidak ada melihat sepeda motor miliknya di tempat, dan memergoki tersangka mendorong sepeda motor miliknya sejauh 10 meter dengan keranjang yang sudah dilepaskan.
Atas kejadian tersebut korban merasa keberatan dan mengalami kerugian sekitar Rp6 juta, dan melaporkan kejadian itu ke kantor Polsek Firdaus.

Selain tersangka petugas juga mengamankan barang bukti sepeda motor Suzuki Shogun Nopol BK 3118 XAF. Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robin Simatupang SH MHum didampingi Kapolsek Firdaus, AKP Idham mengatakan kepada wartawan dari hasil penyelidikan, Tim Opsnal Polsek Firdaus mendapat info tentang keberdaan pelaku curanmor bernama Andi sedang berada di rumah istrinya, di Dusun III Betung, Kec Sei Rampah.

Selanjutnya Tim Opsnal bergegas ke rumahnya, Jumat (26/3/ 2021) sekira pukul 07.15 WIB dilakukan penangkapan terhadap pelaku curanmor tersebut. Selanjutnya tim melakukan interogasi awal dan pelaku mengakui perbuatannya, dan jika berhasil melakukan pencurian sepeda motor akan dijual ke Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang.

Selanjutnya tersangka di boyong ke Polsek Firdaus untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. “Tersangka diancam Pasal 362 KUHPidana ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkas Kapolres. (ung)

Mungkin Anda juga menyukai