Muhammad Ridwan dan Tri Nurul saat dirawat di RSU Melati Perbaungan. (ist/mdc)
Loading...

SERGAI (medanbicara.com)– Mobil Avanza BK 1844 JT yang dikemudikan ASN Dinas Perhubungan Deliserdang, Muhammad Ridwan (34) bersama istrinya Tri Nurul ditabrak kereta api, di perlintasan KA Sebidang, Gang Bersama, Lingkungan II Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai, Sumut, Minggu (10/3/2019) siang.

Akibat kejadian itu, Ridwan tewas saat menjalani perawatan. Sementara istrinya masih kritis dan kini dirawat di rumah sakit.

Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Haris SE ketika dikonfirmasi Minggu (10/3/2019) membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Mobil Toyota Avanza dikemudikan Muhammad Ridwan didampingi istrinya Tri Nurul, warga Dusun V, Gang Amal Desa Patumbak II, Kecamatan Patumbak, Deliserdang, ditabrak KA Sri Bilah jurusan Medan-Rantauprapat. Saat ini, kedua korban mengalami luka-luka dan dibawa ke RSU Melati Perbaungan,” sebut Haris.

Ridwan mengalami luka lecet pada pipi dan lengan kiri dan merasa sesak di dada, sedangkan istrinya Tri Nurul yang merupakan bidan di PTPN Tanjung Morawa mengalami patah tulang bahu kanan, serta luka di telinga kiri.

“Dari keterangan saksi, kejadian bermula saat mobil Toyota Avanza yang datang dari arah Desa Melati Kebun menuju Kelurahan Tualang (keluar ke jalan). Pada saat melintas di rel KA Sebidang tidak memperhatikan KA penumpang Sri Bilah dengan masinis Edi P, yang datang dari Medan menuju Rantau Prapat,” jelas Haris.

Akibatnya, mobil Toyota Avanza yang dikemudikan Ridwan terseret dan terguling ke lahan persawahan milik warga di sana.

Warga sekitar kemudian segera memberikan pertolongan dengan membawa pasangan suami istri tersebut ke RS Melati Perbaungan.

Polisi kemudian tiba di lokasi dan mengamankan barang bukti serta melakukan olah TKP.

“Kita sudah meminta keterangan saksi-saksi dan barang bukti sudah diamankan ke Pos Lantas Sei Sijenggi,” pungkasnya. (mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY