Jenazah korban saat dievakuasi warga. (vino)
Loading...

TANJUNGBALAI (medanbicara.com)-Ade Ariano (15) yang tenggelam di Sungai Bandar Jopang (titi arteri), akhirnya ditemukan tak jauh dari sekitar lokasi kejadian.

Isak tangis keluarga pun pecah begitu melihat mayat Ade Ariano tidak bernyawa lagi digotong warga Jalan Kampung Jawa, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Tanjungbalai, Sumut ke rumah duka.

Mayat Ade Arianto ditemukan oleh warga sekitar 20 meter dari lokasi jatuhnya korban. Ipul, warga sekitar mengatakan, dia dan warga lainnya pertama kali melihat ada rambut timbul di daerah tidak jauh dari hanyutnya korban.

“Saya bersama rekan-rekan langsung mengevakuasi mayat korban sampai ke darat,” bebernya.

Dikatakannya lagi, mayat korban langsung dibawa ke rumah orangtuanya di Jalan M Abbas, Kampung Jawa, Kota Tanjungbalai. Mayat korban akan dimakamkan di Pemakaman Muslim Jalan Abadi.

Ibu korban, Sumarni (48) mengungkapkan, Ade Arianto memang tidak pandai berenang. Biasanya, katanya, anaknya itu kalau mandi di sungai memakai gayung.

Menurutnya, suaminya sudah meninggal tahun 2006 yang lalu. Sementara Ade Arianto (15) duduk di bangku kelas 7 SMPN 10 Tanjung Balai Kota.

Sekadar diketahui, Ade Arianto tenggelam di Sungai Bandar Jopang, tepatnya dialiran Sungai PDAM, Jalan Arteri, Simpang Semenanjung, Minggu (10/3/2019) malam sekitar pukul 21.00 Wib. (ino)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY