DPC PPP Tanjungbalai Berikan Bantuan Tahap 2 Korban Banjir di 2 Kecamatan, Lihat Foto-fotonya…

Tanjungbalai (medanbicara.com)-Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Tanjungbalai memberikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat terdampak banjir di 2 kecamatan yaitu Kecamatan Datuk Bandar dan Kecamatan Datuk Bandar Timur.

Adapun bantuan tersebut untuk tahap pertama, PPP Tanjungbalai menyalurkan 100 paket sembako berupa beras, gula putih, teh, telur, mie instan dan minyak goreng. Sedangkan pada tahap kedua pasca banjir, sebanyak 130 kepala keluarga terdampak banjir merima paket yang sama.

“Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bergerak langsung untuk membantu masyarakat dengan memberikan bantuan berupa sembako,” ungkap Andi Abdul Rahim, Anggota DPRD Kota Tanjungbalai dari PPP, saat ditemui di kantornya Jalan Gaharu, Kamis (24/12/2020).

“Tidak bisa kita bantu banyak hanya sekadarnya yang kita bantu, adapun bantuan yang diberikan lebih kurang 240 paket, untuk data penerima bantuan kita peroleh dari informasi pendataan pengurus partai kita yang ada di Kecamatan dan Kelurahan, dan juga informasi dari relasi PPP yang ada di wilayah banjir tersebut. Adapun bantuan tersebut berupa sembako beras, gula, minyak makan, mie instan, teh celup dan juga telur,” jelas Andi.

Selanjutnya Andi mengatakan, bantuan jangan nilai berapa jumlahnya, tapi ini adalah bentuk keprihatinan dan ketulusan kepada masyarakat, bahwa PPP Tanjungbalai akan selalu bersama masyarakat.

Bantuan tersebut adalah sumbangan Pengurus DPC PPP Tanjungbalai, yang dikoordinir Ketua DPC, Zulkifli Siahaan, ditambah donasi dari anggota DPRD Tanjungbalai, M Yusuf dan Andi Abdul Rahim, Anggota DPRD Sumatera Utara, Darwin Marpaung, dan juga dari senior PPP, H Fadly Nurzal.

“Kepada warga yang ditimpa musibah kebanjiran agar kiranya bersabar tabah dalam mengahadapi cobaan ini serta tak lupa tetap selalu jaga kesehatan, karena kesahatan itu adalah hal yang sangat penting bagi tubuh kita,” ungkapnya.

Selanjutnya dia menegaskan kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai agar secepatnya memberikan solusi untuk mengatasi, agar jangan ada lagi banjir masuk ke Tanjungbalai ini dan masyarakat juga harus diberikan pemahaman jangan lagi membuang sampah ke sungai, parit atau saluran air.

“Sampah-sampah yang ada di sungai, parit dan di saluran air itu juga bisa menghambat air untuk mengalir. Akan repot lagi kita nanti kalau kita semua tidak saling menjaga lingkungan kita, contohnya seperti kejadian ini,” terangnya.

Pemko Tanjungbalai, Pemkab Asahan dan Balai Wilayah Sungai Sumatera II Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) harus duduk bersama kembali membahas bagaimana mengatasi permasalahan ini.

“Jangan terjadi lagi hal serupa, dicari solusi penguatan Proyek Pengendalian Banjir tersebut. Terkhusus kepada Pemko Tanjungbalai harus bergerak cepat mencari solusinya jangan sampai musibah ini terulang kembali, yang kasikan masyarakat menjadi korban,” katanya.

Sekadar diketahui banjir di 2 kecamatan yaitu Kecamatan Datuk Bandar dan Kecamatan Datuk Bandar Timur akibat jebolnya tanggul di Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan beberapa minggu lalu 2020. (Dev)

Mungkin Anda juga menyukai