Fasilitas Olahraga di GOR Datuk Bandar Banyak yang Rusak, Lihat Foto-fotonya…

Tanjungbalai (medanbicara.com)-Selama tiga tahun fasilitas alat olahraga di halaman Gedung Olahraga (GOR), di Kecamatan Datuk Bandar, Kelurahan Pahang diabaikan tanpa pemeliharaan. Bahkan, bisa mengancam keselamatan masyarakat yang menggunakannya. Apalagi infonya pada tahun 2020 yang lalu ada yang mengalami cedera, karena besi restock patah dan menimpa warga.

Seorang pemuda, Fadil (29) mengatakan, semenjak aktif beraktivitas tahun 2018 sampai saat ini gedung sama sekali tidak ada perhatian Pemerintah Kota untuk memelihara alat olahraga yang sering digunakan masyarakat, sehingga lambat laun mengalami kerusakan dan akhirnya tidak dapat berfungsi.

“Saya melihat saat ini animo masyarakat sangat tinggi untuk menjaga kesehatan dirinya, dengan menyisihkan waktu untuk berolahraga di halaman GOR ini. Setiap minggunya ada ratusan orang yang datang, mulai dari anak-anak, remaja dan orangtua. Akan tetapi, selama bertahun-tahun mereka tidak bisa menggunakan fasilitas olahraga, disebabkan rusak parah, bahkan jika dipaksakan akan mengancam mereka,”ungkapnya.

Menurutnya, diperlukan keseriusan Pemko Tanjungbalai untuk turut mendukung animo masyarakat yang sadar, betapa pentingnya menjaga pola hidup sehat. Maka seharusnya pemerintah dapat memelihara alat olahraga.

“Banyak saya lihat alat olahraga yang rusak, seperti alat restock, alat push-up, body balance, balensing bagian tangan dan banyak lagi. Harapan kami masyarakat, sebaiknya alat-alat ini diganti dengan yang baru,” katanya.

Menggapi hal itu, Martin Chaniago, anggota DPRD Komisi C Fraksi Partai Golkar di ruang kerjanya, Senin 6/9/21 mengucapkan terima kasih atas kedatangan wartawan menyampaikan aspirasi masyarakat terkait alat-alat olahraga di halaman GOR tersebut.

“Sejauh ini info yang saya dengar bahwa kepemilikan dan pemakaian gedung serba guna itu sedang bermasalah dengan pemilik tanah. Walaupun gitu saya akan sampaikan kepada Ketua Komisi C untuk segera mengadakan rapat terkait persoalan fasilitas GOR yang rusak parah itu,” ucapnya.

Iya juga menyampaikan, Komisi C segera akan memanggil Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Kota Tanjungbalai, Siman, SH, untuk mempertanyakan kenapa sudah bertahun-tahun tidak ada perawatan terkait alat olahraga tersebut.

“Bagaimanapun kita dari komisi C akan mencarikan solusi untuk mengganti alat olahraga yang tidak lagi bisa difungsikan, sehingga masyarakat kembali bisa memanfaatkan alat itu untuk membiasakan hidup sehat dengan olahraga,” kata Martin. (Gus)

Mungkin Anda juga menyukai