Pelaku Pembakar Ruangan RSUD Dr Tengku Mansyur Kota Tanjung Balai Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Tanjungbalai (medanbicara.com)-Sat Reskrim Polres Tanjungbalai berhasil mengamankan pelaku pembakaran RSUD Dr Tengku Mansyur, di Jalan Mayjen Sutoyo No 21, Kelurahan Perwira, Kecamatan Tanjung Balai Selatan, Kota Tanjungbalai, Selasa (16/03/2022) sekitar pukul 12.20 Wib lalu.

Kapolres Tanjung Balai, AKBP Triyadi SH, SIK melalui Kasi Humas Polres Tanjung Balai, AKP Ahmad Dahlan Panjaitan mengatakan, tersangka Dewi Eka Palapa (46) di amankan di rumahnya, Sabtu (19/03/2022) sekitar pukul 19.30 Wib, di Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjung Balai.

“Pelaku pembakaran RSUD Dr Tengku Mansyur Tanjung Balai Dewi dapat kami amankan Sabtu (19/3) malam pukul 19.30 Wib,” ujar Dahlan kepada wartawan, Selasa (22/3/2022).

Menurut Panjaitan, Dewi Eka Palapa diduga mengalami gangguan jiwa, selanjutnya langsung dibawa ke Rumah Sakit Jiwa untuk mendapatkan penanganan.

“Saat ini Dewi dalam proses penangan pihak RSJ, hal ini dilakukan atas pertimbangan kemanusiaan dan kepentingan penyidikan, untuk mencegah perbuatan terulang,” kata Dahlan.

Sebelumnya Kasat Reskrim Polres Tanjung Balai, AKP Eri Prasetio mengatakan, peristiwa pembakaran di rumah sakit terjadi Selasa tanggal 16 Maret 2022 sekitar pukul 12.20 WIB, tepatnya di Ruangan Poly Obgyn.
Awalnya pelaku tercatat mendaftarkan diri ke poli kandungan untuk berobat, dia lalu mendapat nomor antrean terakhir.

Namun sebelum tiba giliran, pelaku Dewi menerobos antrean dan menemui tim medis yang sedang berdinas, kemudian meminta obat penyubur untuk program bayi tabung, padahal dia berstatus lajang.

Petugas medis lalu menjelaskan, bahwa pihak rumah sakit tidak menyediakan program bayi tabung, setelah itu pelaku meninggalkan lokasi kejadian.

Tak lama kemudian, pelaku datang kembali ke RSUD dengan membawa kantung plastik warna krem berisi cairan diduga bensin, dan kembali duduk di bangku antrean pasien Poly, berselang beberapa saat, kemudian pelaku berjalan menuju samping Poly Saraf dan langsung menuangkan cairan diduga bahan bakar, dan langsung menyulutkan api.

“Seketika itu juga api langsung menyala dan dapat dipadamkan oleh petugas rumah sakit menggunakan racun api, namun pelaku Dewi usai melakukan aksinya langsung melarikan diri,” ucap AKP Eri. (Vin)

Mungkin Anda juga menyukai