Demo Soal Kandang Ayam di Samping Rumah Ibadah di Tanjungbalai, Begini Pengakuan Pemiliknya…

Tanjungbalai (medanbicara.com)-Pemilik kandang di samping rumah ibadah di Kota Tanjungbalai, Ruslan angkat bicara terkait unjuk rasa, di depan Kantor Sat Pol PP, Selasa 27 Juli 2021 sekitar pukul 09.20 Wib, di Jalan Jati Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai, karena melibatkan kandang ayamnya.

Ruslan sang pemilik kandang ayam ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (29/7/21) sekitar pukul 14.00 Wib di Jalan Veteran mengatakan, membantah memiliki ternak ayam, hanya saja dia memiliki kandang ayam dengan 4 ekor ayam yang dipeliharanya.

Ruslan juga menantang peserta demo untuk datang ke rumahnya untuk mengecek lokasi kandang ayam tersebut.

Ruslan menambahkan, apa yang disampaikan pada saat demo dan selebaran terkait ternak ayam itu fitnah. “Saya hanya memiliki 4 ekor ayam yang saya kandangkan dan saya berani bertaruh bahwa ayam yang 4 ekor ini tidak memiliki bau, apalagi sampai mengganggu kekhusukan orang beribadah,” kata Ruslan.

“Saya tantang para peserta demo untuk datang ke rumah saya di samping rumah ibadah di Kota Tanjungbalai, agar mereka lihat mana ternak ayam dan mana kandang ayam, maka tidak logis ayam 4 ekor dikatakan ternak ayam, apa lagi sampai harus buat surat izin membuat kandang ayam,” katanya.

“Saya menuding ada kepentingan di balik demo kemarin terkait tanah saya yang tidak seberapa ini, ingin dibayari sebagian orang tetapi saya menolak untuk menjualnya,” tutup Ruslan.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa di depan Kantor Sat Pol PP, Selasa 27 Juli 2021 sekitar pukul 09.20 Wib, di Jalan Jati Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjung Balai. Dalam orasinya pendemo meminta Satpol PP menertibkan ternak ayam di samping rumah ibadah di Kota Tanjungbalai, karena bau dan mengganggu kekhusukan orang beribadah. (Vin)

Mungkin Anda juga menyukai