Ketua DPD Partai keadilan Sejahtera Muhammad Syukur SAg (pakai lobe putih). (gus)
Loading...

TANJUNGBALAI (medanbicara.com)-Semua orang berhak menentukan pilihan politiknya. Bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berpolitik salah satu bentuk siasat dalam dakwah serta sikap untuk mengabdikan diri pada bangsa dan rakyat.

“Selamat kepada 624 saudara kita warga Pekanbaru yang telah menentukan sikap bergabung menjadi anggota PKS,” ungkapan Muhammad Syukur SAg, Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera Tanjungbalai kepada wartawan, Senin (14/10/2019).

Informasi resmi yang beredar di media bahwa warga Pekanbaru yang berjumlah 624 dalam kurun waktu 3 hari mendaftar secara online untuk hadir pada acara Training Orientasi Partai Keadilan Sejahtera (TO PKS) yang terlaksana di Hotel Ball Room Pekanbaru, Ahad (13/10/2019).

Turut hadir Ketua DPW PKS Riau, Hendry Munief, tampak hadir Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, Ketua DPRD Pekanbaru, Hamdani, Ketua DPD PKS Pekanbaru beserta jajarannya. Termasuk juga anggota DPRD Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau dari PKS. Hadir juga seluruh Ketua DPC PKS Kecamatan se-Pekanbaru.

TPO ini sendiri merupakan syarat awal untuk masuk dalam wadah Partai Keadilan Sejahtera. setelah proses ini berlangsung maka para anggota baru akan diberikan identitas diri secara resmi berupa kartu pengenal barulah dimasukkan ke dalam kepengurusan pada setiap Dewan Pimpinan Cabang (DPC), sehingga dapat memberikan Kontribusi gagagasan pemikiran pada nilai-nilai kemaslahatan ummat.

“Saya selaku DPD PKS Tanjungbalai bersemangat mendengar kabar gembira ini, karena hal ini merupakan kado terindah dari Allah SWT Sang Maha Pembolak-balik Hati Manusia,” kata Muhammad Syukur SAg menambahkan.

Bukan hanya itu, tentunya menjadi penilaian tersendiri bahwa Partai Keadilan Sejahtera, terkhusus pada DPW PKS Riau telah diberi amanah kepercayaan atas bergabungnya 624 warga Pekanbaru.

“Semoga dengan bergabungnya saudara kita menjadi Sunnatullah untuk lebih mengenal secara dekat tentang bagaimana cara PKS itu berpolitik dan peran serta kontribusi PKS untuk kemajuan NKRI,” katanya.

“Saya tidak menyangka, sebanyak 624 warga Pekanbaru berbondong-bondong untuk menentukan haluan karena mengingat jumlahnya yang tidak sedikit tentunya menjadi tolak ukur bahwa elektabilitas PKS meningkat dan ini semua kami yakini atas kehendak yang Maha Kuasa,” katanya.

Ditambahkannya lagi, waktu yang lalu keberadaan PKS viral di media sosial di tengah musibah kabut asap yang melanda Provinsi Riau dikarenakan pembakaran hutan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Memang kader-kader kita PKS di sana tidak tinggal diam. Upaya-upaya dalam rangka penanggulangan bencana segera mungkin dibentuk. Salah satunya pembukaan posko penanggulangan korban asap dan mengevakuasi masyarakat yang membutuhkan akan pertolongan,” katanya.

Tapi hal ini bukan menjadi serta merta adanya menarik simpati masyarakat akan tetapi suatu bentuk kewajiban untuk saling membantu sebagai makhluk sosial yang mana pertanggun jawabannya kepada Sang Khaliq. Ditambah lagi bencana kabut asap sudah begitu memberikan dampak buruk sangat besar bagi kesehatan masyarakat, maka semua elemen wadah organisai sosial yang ada dan lainnya dapat juga memberikan bantuan.

Ia menambahkan dalam waktu dekat Dewan Pimpinan Daerah Pertai Keadilan Sejahtera DPD PKS Tanjungbalai akan menggelar acara yang sama yaitu Training Orientasi Partai keadilan Sejahtera (TO PKS).

“Saya barharap akan adanya masyarakat Tanjungbalai dapat juga memberikan kepercayaan kepada kami untuk bergabung sebagai anggota PKS Tanjungbalai.(gus)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY