Siswa/Siswi Kejar Sekolah Negeri Lewat PPDB, SMK Swasta Karya Utama Tanjungbalai Minim Pendaftar

Tanjungbalai (medanbicara.com)-Sekolah Menengah Kejuruan SMK Karya Utama Kota tanjungbalai sangat kekurangan siswa tahun ajaran 2020/2021.

Kepala Sekolah SMK Karya Utama Kota Tanjungbalai, Bentho HD Purba SPd kepada awak media, Selasa (7/7/2020) mengatakan, sekolah swasta saat ini sangat sulit dalam penerapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), karena banyak siswa yang mendaftar diri ke sekolah negeri.

Apalagi, katanya, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Ditambahkan Kasek, dalam aturan ini, PPDB yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk pendidikan dasar, maupun Pemerintah Provinsi untuk pendidikan menengah, wajib menggunakan tiga jalur, yakni jalur Zonasi (90 persen), jalur Prestasi (5 persen), dan jalur Perpindahan Orang tua/Wali (5 persen).

“Sekarang masalahnya sekolah negeri terlalu banyak menerima siswa baru dan sehingga sekolah swasta jadi kekurangan siswa termasuk SMK Karya Utama Kota Tanjungbalai jumlah siswa yang mendaftar sampai saat ini ada sejumlah 75 siswa/siswi. Maka dari itu kami ada tiga (3) jurusan Akuntansi, Administrasi, Teknik Komputer (RPL) maka dalam tiga jurusan itu yang lebih dominan adalah jurusan Akuntansi sejumlah 30 orang, Administrasi 25 orang, Teknik Komputer (RPL) 20 orang. Pada tahun ajaran 2019/2020 siswa yang masuk sekitar 80,” katanya.

“Kan nenurun siswanya maka dari itu kami meminta kepada Pemerintah Dinas Pendidikan Propinsi supaya memantau sekolah sekolah negeri agar jangan ada penambahan siswa baru yang sudah penuh batas penerimaan, karena kasihan yang sekolah-sekolah swasta jangan sampai tutup,” harapnya.(Gus)

Mungkin Anda juga menyukai