Walikota Tanjungbalai Serahkan Bantuan Kepada 130 Pekerja Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, HM Syahrial: Jangan Dipolititisir…

Bantuan secara simbolis diserahkan Walikota Tanjungbalai, HM Syahrial di Aula GOR Wira Satya Polres Tanjungbalai, Senin (6/7/2020). (Ist)

Tanjungbalai (medanbicara.com)-Lumpuhnya industri pariwisata akibat dampak pandemi Covid-19 membuat para pekerja di Kota Tanjungbalai terpaksa harus dirumahkan.

Untuk membantu pekerja pariwisata dan hotel yang kehilangan pekerjaannya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan bantuan kerohiman berupa sembako. Bantuan secara simbolis diserahkan Walikota Tanjungbalai, HM Syahrial di Aula GOR Wira Satya Polres Tanjungbalai, Senin (6/7/2020).

Hadir dalam acara tersebut, Kasat Bimas Polres Tanjungbalai AKP D Rajagukguk, Kadis Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Pemko Tanjungbalai Siman, SH, Kabid Pariwisata Gita Riana, KBO Sat Bimas Ipda Awaluddin, Para Bhabinkantibmas Polres Tanjungbalai serta para pekerja.

Dalam kesempatan tersebut Walikota, HM Syahrial mengharapkan bantuan yang akan diberikan jangan sampai dipolitisir.

“Oleh sebab itu dalam kesempatan ini kami dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Tanjungbalai menyampaikan kepada pemilik usaha agar tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, karena sampai sekarang belum ada ditemukan vaksin Covid-19,” katanya.

Lanjut Walikota, dokumen kegiatan penyerahan bantuan bagi para pelaku usaha akan dikirimkan langsung oleh Dinas Pariwisata Pemko Tanjungbalai kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai pertanggung jawaban.

Mudah-mudahan penyerahan bantuan ini dapat bermanfaat dan bisa berguna bagi kayawan-karyawan para pelaku usaha di Kota Tanjungbalai. Untuk diketahui bersama bahwa Sumatera Utara hanya 3 kota yang mendapat bantuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yaitu Kota Medan, Kota Tanjungbalai dan Kota Gunung Sitoli.

“Bantuan ini berasal dari Kementerian Pariwisita dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Kapolri dan Dinas Pariwisata seluruh Indonesia. Penyaluran nantinya bisa saja dilakukan secara door to door. Bisa juga bekerja sama dengan Polres Tanjungbalai dan polsek-polsek di lingkup Polres Tanjungbalai. Beliau mengusulkan paket sembako disimpan di polsek-polsek, nanti warga penerimanya bisa mengambil ke polsek,” ujar Wali Kota HM Syahrial.

Sementara itu, mewakili Kapolres Tanjungbalai Kompol Ngemat Surbakti mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Tanjungbalai dan masyarakat penerima bantuan yang sudah terdaftar atas usulan dari Dinas Pariwisata Pemko Tanjungbalai. Apabila ada yang kurang isi paket tolong disampaikan kepada Polres Tanjungbalai agar segera disurati Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Diharapkan kerja sama dari seluruh masyarakat, agar bantuan ini jangan menimbulkan masalah baru, kita harus bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat atas bantuan ini, dan masyarakat mampu mendukung Polres Tanjungbalai dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Ngemat Surbakti.

Adapun jumlah paket yang diserahkan kepada pekerja Pariwisata Ekonomi Kreatif (Parekraf) di Kota Tanjungbalai adalah sebanyak 130 paket, yang yang diberikan kepada Hotel Ayola Grand Singgie 15 paket, Hotel Mussafa 5 paket, Hotel Malahayati 6 paket, Hotel Ashifa 21 paket, RM Gaulai Asam Gaok 5 paket, Mikro Cafe 34 paket, Room Family Karaoke 4 paket, Balai Cafe 25 paket, Watelboom 5 paket, Negoland 6 paket dan Travel Ehsan 4 paket. (Dev)

Mungkin Anda juga menyukai