Yayasan Perguruan Sisingamangaraja Lakukan Pemilihan Ketua OSIS Dengan Sistem Pemilu

TANJUNG BALAI (medanbicara.com)-Untuk memberikan bimbingan edukasi terhadap siswa/siswi pelajar ditingkat SLTA agar mengenal sistem Pemilihan Umum, Yayasan Perguruan Sisingamangaraja Tanjungbalai menggelar pemilihan Ketua OSIS bertema Pemilihan Umum (Pemilu), di Gedung Yayasan Perguruan Sisingamangaraja, Kamis (22/9/22) sekitar pukul 08.00 Wib hingga selesai.

“Ya memang benar Yayasan Perguruan Sisingamangaraja ada meminjam pakai alat-alat kelengkapan terkait pemilihan Ketua OSIS. Hal tersebut untuk membantu terselenggaranya bimbingan serta edukasi untuk para pemilih pemula agar siswa/siswi di tingkat SMA memberikan hak politik mereka dengan benar,” kata salah satu Anggota Komisioner KPU/Komisi Pemilihan Umum Kota Tanjungbalai, Gustan, sebagai Kordinator Divisi Partisipasi, Sosialisasi dan SDM saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (24/9/22) sekitar pukul 10.00 Wib melalui WhatsApp.

Gustan mengatakan, dalam pemilihan tersebut, sekolah menyiapkan bilik suara, kotak suara, tinta, dan alat pencoblosan dan sebelum mencoblos, ratusan peserta didik harus mengantre untuk mendapatkan surat suara yang berisi foto Calon Ketua Osis, selanjutnya mereka pun menuju bilik suara untuk melakukan pencoblosan.

Setelah mencoblos, surat suara dilipat kembali dan dimasukkan ke dalam kotak suara. Sebelum meninggalkan lokasi pemungutan suara, mereka harus mencelupkan tangan ke dalam tinta, agar tidak ada yang memilih lebih dari satu kali.

Sementara itu Janry S Simanungkalit, SPd.Gr, Kepala Sekolah dan Pembina Kegiatan Pilkasis (Pemilihan Ketua Osis) selalu mendukung dan mensupport setiap kegiatan-kegiatan positif apalagi Pilkasis, karena anak-anak tidak lama lagi akan turun ke masyarakat dan mengerti tentang tata cara menggunakan hak suara dan tata cara kepanitian pesta demokrasi yang transparan.

Sementara itu, Toha, Pembina OSIS di Yayasan Sisingamangaraja dan sekaligus penyelenggara kegiatan pemilihan Ketua Osis bertema pemilu pada saat dikonfirmasi wartawan di Perguruan Sisingamangaraja, Sabtu (24/9/22) sekitar pukul 12.30 Wib mengatakan, sebagai upaya edukasi kepada calon pemilih pemula agar memberikan hak politik dengan benar khususnya di tingkat SLTA.

“Oleh sebab itu saya sebagai ketua panitia penyelenggara pemilihan Ketua Osis berupaya semaksimal mungkin menyurati KPU Tanjung balai untuk meminjam pakai alat alat kepemiluan seperti kotak suara,” katanya.

”Pemilihan ketua OSIS ini diawali dengan proses penjaringan, seleksi, pelaksanaan kampanye dari para kandidat dengan pemaparan visi dan misi mereka, yang dilanjutkan dengan pemberian sosialiasi tata cara pencoblosan,” tutur Toha.

Toha mengatakan, ada empat calon Ketua OSIS yang ikut bertarung dalam Ketua OSIS atau mendaftarkan diri yakni nomor urut 1, Julius S berpasangan dengan M Ridho, nomor urut 2, Yuliana dan Neyshi Ferstica, nomor urut 3, Kevin Virgo dan Dicky, serta nomor urut 4, Cindy Aulia dan Dika F.

Tidak hanya itu pemilihan Ketua Osis ini juga dikemas seperti halnya pemilihan umum, ada Panwasnya, ada KPPS-nya, Surat Suara, Kotak Suara, Bilik Suara dan lainnya.

“Demi untuk mendidik siswa/siswi kami khusunya ditinggkat SLTA yang akan menjadi pemilih baru mengerti caranya menggunkan hak politik mereka dengan benar,” ucap Toha mengakhiri.(Vin)

Mungkin Anda juga menyukai