Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu mendatangi pelaku pembakaran ibu tiri. (ist/ant)
Loading...

KISARAN (medanbicara.com)-Jumasri alias Ijum (42) mengaku membakar ibu tiri karena sakit hati. Ijum ditangkap dalam pelariannya ke Rokan Hilir, Riau.

“Sementara hasil interogasi, pelaku merasa sakit hati karena dimaki-maki,” jelas Kapolres Asahan, AKBP Faisal F Napitupulu di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Abdul Manan Simatupang (RSUD HAMS) Kisaran, Jumat (28/6/2019).

Pelaku mengaku sudah merencanakan perbuatan sadisnya terhadap ibu tirinya Saminem, warga Asahan, Sumut. Dia membeli bahan bakar yang disimpan dalam jeriken
.
“Pada saat kejadian sempat dikejar warga. Namun pelaku melarikan diri,” imbuh Faisal.

Ijum membakar Saminem pada Selasa (25/6). Saminem sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Polisi kemudian menangkap Ijum di Riau. Kedua kaki Ijum pun ditembak polisi karena berupaya melawan dan mencoba kabur.(dtc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY