Sopyan Wahid (39) saat diamankan polisi. (mol)

BINJAI (medanbicara.com)- Teka-teki tewasnya Indri Lestari alias Iin (40), warga Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Pahlawan, Binjai terungkap, setelah Satreskrim Polres Binjai dibantu dengan Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut mengamankan Sopyan Wahid (39), warga Dusun II, Desa Pematang Cermai, Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai, Sumut, Minggu (21/10/2018) malam.

Sopyan Wahid (39) diamankan di rumahnya yang berada di Dusun II, Desa Pematang Cermai, Kecamatan Tanjung Beringin Serdang Bedagai.

Selain tersangka Satreskrim Polres Binjai juga mengamankan baju tersangka saat membunuh janda itu, helm, dompet, dan jam tangan.

Sofyan Wahid ketika diwawancarai wartawan mengaku pembunuhan dilakukan lantaran dendam karena korban selalu meminjam uang kepadanya.

“Mengenal dia (Iin) sudah 3 tahun melakukan hubungan suami istri baru satu kali. Pembunuhan dilakukan dengan menggunakan pisau milik korban,” katanya.

Sofyan Wahid mengaku Indri Lestari (40) yang ditemukan tewas bersimbah darah, tanpa busana di Perumahan Royal Wahidin Blok E, Jalan Danau Batur, Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Binjai Timur, Minggu (21/10/2018) karena ditusuk selama 4 kali di bagian tubuh korban.

“Aku menikam dia sebanyak 4 kali di bagian perut, dada, leher, dan kemaluannya,” ucap Sopyan Wahid kepada para wartawan.

Sementara itu Kapolres Binjai melalui Kanit Pidum Polres Binjai, Ipda Hotdiatur Purba membenarkan penangkapan tersangka Sopyan Wahid.

“Sopyan Wahid diamankan di rumahnya Dusun II Desa Pematang Cermai, Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai,” katanya.

Hotdiatur Purba mengatakan saat ini korban dan barang bukti dilakukan pemeriksaan di Polres Binjai. (mol/mai)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY