Loading...

KARO (medanbicara.com) – Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Drs Agustin Pandia Msi melantik dan mengukuhkan Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupten Karo, Jumat (12/4) di aula Kantor Bupati.

Bupati Karo berharap kalau lembaga ini bisa menjadi langkah preventif atau antisipatif untuk menjawab persoalan yang timbul di tengah-tengah masyarakat.

Acara itu yang digelar bertajuk “Dengan pengukuhan dan peningkatan Sumber Daya Manusia Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKPD) Kabupaten Karo Tahun 2019, kita sukseskan Pemilu 17 April 2019”.

Dalam sambutannya, Bupati Karo mengatakan dengan adanya Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) ini di harapkan anggota FKDM Kabupaten Karo dapat membantu pemerintah menjaga keamanan dan ketertiban wilayah yang sesuai dengan fungsi FKDM yaitu menjaring, menampung, mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan data dan informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman keamanan, gejala atau peristiwa bencana alam dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangan secara dini di Kabupaten Karo,” ujarnya.

Pembentukan forum tersebut adalah sebuah tuntutan untuk mendorong peran aktif masyarakat dalam melakukan kewaspadaan dini dan atau pencegahan dini. “Yaitu dari kondisi kepekaan, kesiagaan, dan antisipasi masyarakat dalam menghadapi potensi dan indikasi, timbulnya bencana alam, maupun bencana yang terjadi karena ulah manusia,” tambahnya.

Bupati mengimbau kepada seluruh pengurus FKDM yang telah dilantik dan dikukuhkan agar melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang telah diamanahkan sehingga suasana kehidupan masyarakat di wilayah Kabupaten Karo dapat berjalan dengan tertib, aman dan tenteram.

“Tugas utama sebagai anggota FKDM Kabupaten Karo sangat strategis. Bermitra dengan pemerintah, memberikan informasi-informasi kepada pemerintah sehingga harapannya situasi dapat kondusif, aman, tenteran, nyaman,” kata Terkelin Brahmana.

Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Karo merupakan wilayah yang dinamis. Daerah yang menjadi lintasan antar sejumlah kabupaten dan antar provinsi. Penduduk yang berada di wilayah Kabupaten Karo sangat beragam. Dengan perkembangan teknologi saat ini lanjut, Terkelin Brahmana, dapat diakses oleh berbagai kalangan. “Dari kedua hal tersebut yaitu masyarakat yang beragam serta perkembangan teknologi saat ini, berpotensi menghadirkan konflik di kehidupan bermasyarakat seperti penyebarluasan informasi hoax, terlebih jelang Pemilu 17 April 2019,” ucapnya.

“Untuk itu, FKDM Kabupaten Karo diharapkan menjadi garda terdepan dalam meminimalisir potensi konflik yang dapat dipicu oleh hal-hal tersebut sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” harap Terkelin Brahmana.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Karo, Drs Tetap Ginting menuturkan, bahwa pengukuhan tersebut merupakan upaya Pemkab Karo mendorong terciptanya stabilitas keamanan dan terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di daerah, serta mengantisipasi berbagai bentuk ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan. “Pengukuhan ini juga sebagai tindaklanjut Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah,” ucapnya.

FKPD Kabupaten Karo yang dilantik dan dikukuhkan yakni, Jernih Tarigan, SH (Ketua), Maradona Tarigan, SH (Sekretaris), Drs Sastra Purba (Anggota), Drs Pimpin Bangun (Anggota), Robert Tarigan, SH (Anggota).

Turut hadir Staf Ahli Bidang Pemerintahan Drs Agustin Pandia, Msi, Kepala Kesbang Pol Kabupaten Karo, Drs Tetap Ginting, Perwakilan Kepala Kesbang Pol Provinsi Sumatera Utara, Kasdim 0205/TK Mayor Inf Daulat Marpaung, Ketua KPUD Karo Gemar Tarigan, ST, Komisioner Bawaslu Drs Nggeluh Sembiring, Kabag Ops Polres Tanah Karo, Kompol B Sembiring serta sejumlah Camat dan kepala OPD Kabupaten Karo.(Anita)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY