Dihadapan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah RI Atip Latipulhayat, anggota DPD RI KH M Nuh, anggota DPRD Sumut H Hendra Cipta, Kadispora Sumut M Mahfullah Pratama Daulay, Pimpinan PD Persatuan Islam Kota Medan Joko Imawan, Rico Waas selanjutnya menyampaikan, di masa sekarang ini, yang dibutuhkan peserta didik tidak hanya pendidikan secara intelektualnya saja, tapi juga secara emosional sehingga nantinya peserta didik senang dan cinta dalam pelajaran. “Jadi harus diberikan trigger kepada peserta didik,” ujarnya.
Jika terbangun emosional yang baik antara guru dengan murid, ungkap Rico Waas, maka belajarnya akan lebih menyenangkan. Dengan demikian, bilangnya, sang murid akan memahami apa sejatinya yang dibutuhkan dalam pelajaran tersebut.
Seminar nasional yang digelar Pimpinan Daerah Persatuan Islam (PD Persis) Kota Medan ini, bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru. Selain itu juga untuk menekankan bahwasannya guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi dan memotivasi siswa untuk mencapai potensi mereka.
Tidak itu saja, para guru yang mengikuti seminar ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dirinya dan memberikan dampak positif yang besar bagi siswa. Guru yang kreatif, inspiratif, dan selalu dirindukan oleh siswa akan dapat menciptakan generasi muda yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan di masa depan. (rel)






