Rico Waas Dorong Pegawai Pemko Medan Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Berorientasi pada Kebutuhan Masyarakat 

oleh

Semangat yang lemah, sebut Rico Waas, membuat pegawai menjadi bekerja asal-asalan. Sebaliknya, dengan semangat pekerja dilakukan dengan serius mulai dari perencanaan sampai pada pelaksanaan dan evaluasi. Dia menambahkan, semangat juga adanya kegairahan mengubah yang buruk menjadi lebih baik.

“Kita sudah masuk Pemko Medan , jangan jadi orang suram, skeptis, dan patah arang. Kita manusia hebat, bangsa hebat, kita selalu menyanyikan Indonesia Raya, diberikan pin KORPRI, kita harus punya semangat juang,” ucapnya dalam kegiatan yang juga dihadiri tenaga ahli dari Universitas Islam Sumatera Utara (UINSU) yakni Prof. Dr. Mesiono S.Ag., M.Pd. selaku Dekan FISIP UINSU sekaligus Ketua Tim, Dr. Nursapia Harahap M.A. dan dr. Abdul Karim Batubara, M.A, (Anggota).

Terakhir, lanjutnya, solusi. Memberi solusi ini bagi masyarakat yang mempunyai permasalahan ini sangat penting. Namun, terkadang pegawai malas dan tidak mau susah berpikir.

“Coba kita ketuk hati kita untuk bisa mengerti perasaan dari masyarakat. Kita beri pemahaman pada diri kita sendiri, tidak sulit memberikan senyuman, salam, sapaan, kesopanan, kesantunan, semangat dan solusi pada masyarakat. Lagi pula, apakah untuk menerapkan 7S ini kita harus keluar uang? Tidak. Masyarakat hanya meminta jasa kita, keringat kita, yang memang sudah dibayar negara,” ungkapnya.

Wali Kota berharap pegawai Pemko Medan bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah dan tentu mempunyai karier yang baik. “Dan karier tebaik adalah ketika Tuhan memandang kita sebagai hamba yang dekat dengan-Nya dan saat wafat kita meninggalkan legacy tentang bagaimana kita memberikan pelayanan terbaik. (rel)