“Melalui UP2K, kami ingin mendorong masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar lebih mandiri secara ekonomi. Kami berharap Desa Tanjung Pasir menjadi lebih baik dan menjadi contoh bagi desa lain,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Tanjung Pasir, Ny. Maharani Faisal Reza, memaparkan berbagai produk yang telah dikembangkan oleh UP2K PKK setempat. Produk konsumtif yang dihasilkan antara lain madu kelulut, gula aren, jamu tradisional, kecap manis, saus pedas, kue cincin, cakar ayam, kerupuk, dan wedang. Selain itu, terdapat juga produk unggulan berupa sabun cuci piring.
Sebagai bentuk dukungan, Universitas Sumatera Utara (USU) turut memberikan bantuan alat pemisah air untuk pengolahan madu, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal.
Usai pemaparan, Tim Monitoring TP PKK Sumut meninjau langsung lokasi ladang madu kelulut dan melihat produk-produk olahan yang dihasilkan kelompok UP2K Desa Tanjung Pasir.
Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi desa-desa lain di Kabupaten Langkat untuk terus mengembangkan program pemberdayaan keluarga, memperkuat kemandirian ekonomi, serta menjadikan Desa Tanjung Pasir sebagai percontohan sukses pelaksanaan UP2K PKK.(rel)






