Ditambahkan Faisal, bila sehat tentu akan bisa pintar. Kendati pintar jika tidak sehat akan sia sia karena tidak bisa produktif. Untuk itu masalah kesehatan harus diprioritaskan.
“Jika anggaran kesehatan di P APBD Pemko Medan 2025 tidak bisa dinaikkan karena alasan efisiensi, maka di R APBD Pemko Medan TA 2026 anggaran harus ditambah dan skala prioritas,” tandas Faisal.
Menurut Faisal Arbie, penambahan anggaran itu untuk meningkatkan sarana prasarana alat kesehatan di setiap Puskesmas serta di Rumah Sakit (RS) milik Pemko Medan yakni RS Pirngadi Medan dan Bachtiar Djafar. Selain itu kata Arbie masalah peningkatan SDM kepada tenaga medis juga agar ditingkatkan. “Tentu melalui pelatihan dan pembinaan para tenaga medis,” sarannya.
Pada kesempatan itu, Faisal minta agar pihak RS dan Puskesmas jangan lagi mengabaikan pelayanan pasien BPJS. “Pelayanan harus terus ditingkatkan hingga terwujud pelayanan yang prima,” paparnya.(rel)






