Dalam sambutannya, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH mengucapkan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kabupaten Langkat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum hijrah sebagai sarana introspeksi diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Bupati juga menyampaikan rasa syukur atas kembalinya jamaah haji Kabupaten Langkat ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. Pada kesempatan tersebut, ia turut mendoakan dua jamaah yang wafat di Tanah Suci agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Momentum Tahun Baru Islam ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Mari kita jadikan semangat hijrah sebagai inspirasi dalam membangun Kabupaten Langkat yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan,” ujar Syah Afandin.
Lebih lanjut, Syah Afandin berharap para jamaah haji yang telah kembali dari Tanah Suci dapat menjadi teladan di tengah masyarakat serta mampu menjaga kemabruran hajinya dengan terus menebarkan nilai-nilai kebaikan, persaudaraan, dan semangat pengabdian kepada umat.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sribana Perangin-angin, SE menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Langkat dan seluruh pihak yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji sejak proses pemberangkatan hingga kepulangan. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Langkat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Al-Ustadz H. Irfan Yusuf, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin menjadikan bulan Muharram sebagai momentum memperbanyak amal saleh, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama sebagai wujud nyata nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Acara ditutup dengan prosesi penepung tawaran jamaah haji Kabupaten Langkat Tahun 2026 yang berlangsung penuh haru dan khidmat. Prosesi adat tersebut menjadi simbol penghormatan, rasa syukur, serta doa keselamatan bagi para tamu Allah yang telah menunaikan ibadah haji dan kembali ke Kabupaten Langkat.(rel)






