Mengangkat tema “Medan Tangguh, Maju untuk Semua,” Rico Waas memaparkan visi besar pemerintahannya. Fokus utama kini diarahkan pada transformasi digital melalui Medan Satu Data, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga menciptakan kota yang humanis bagi setiap lapisan masyarakat.
Di sela-sela perayaan, Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, yang turut hadir dalam upacara, menyampaikan harapan besarnya bagi masa depan kota. Ia berharap Medan dapat terus tumbuh menjadi kota yang semakin maju, modern, dan tangguh di usia ke-436 ini.
Lebih lanjut, Agha menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi digital dalam pengelolaan pendapatan daerah sebagai bagian dari upaya modernisasi pelayanan publik di Kota Medan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan inovasi digital menjadi kunci dalam menciptakan layanan yang lebih efektif, transparan, akuntabel, serta mudah diakses oleh masyarakat.
“Kami di Bapenda berkomitmen penuh untuk mentransformasi sektor pendapatan daerah melalui berbagai inovasi dan digitalisasi layanan guna memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat Kota Medan. Harapan kami, akses pelayanan kepada masyarakat ke depannya bisa menjadi jauh lebih cepat, semakin mudah, dan tentunya semakin maksimal demi mendukung kemajuan kota kita tercinta,” ujar Agha dengan penuh optimisme.
Dengan berakhirnya rangkaian upacara, Medan kini siap melangkah lebih jauh, memantapkan posisinya sebagai kota metropolitan yang tangguh, modern, dan tetap memegang teguh identitas keberagamannya.(rel)






