Karnaval budaya yang berjalan semarak dan meriah tersebut menampilkan ragam kebudayaan dari masing-masing delegasi setiap kota. Tak ketinggalan, Kota Tanjungbalai pun turut mencuri perhatian karena menghadirkan delegasi menggunakan pakaian yang unik dan berbahan sampah daur ulang, pakaian adat Melayu dan keikutsertaan Parano dan Daro Kota Tanjungbalai.
Kegiatan karnaval budaya menjadi agenda rutin yang digelar dalam acara APEKSI. Tujuannya, untuk mengenalkan dan menunjukkan keragaman budaya yang dimiliki sekaligus memperkuat hubungan antar budaya setiap daerah sebagai bagian serta wujud persatuan Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Mahyaruddin Salim dan Ketua TP PKK Mashandayani Mahyaruddin turut didampingi para OPD dilingkungan Pemko Tanjungbalai, para pelajar dan masyarakat. (Vin)






