Pemprov Sumut Dampingi Pemkab Karo Tangani Pengungsi Erupsi Gunung Sinabung

oleh

Terkait dinamika warga yang masih kembali ke rumah pada siang hari untuk mengecek tempat tinggal dan ternak, pihak TNI dan Polri melalui Polres dan Kodim Karo telah memberikan jaminan keamanan di desa-desa yang ditinggalkan pengungsi. Pengamanan tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman sekaligus mengantisipasi warga yang kembali ke kawasan terdampak.

“Kami tidak bisa memaksakan secara keras, tetapi personel BPBD dan TNI/Polri terus mengikutsertakan pendampingan dan kesiapsiagaan mobilisasi jika terjadi erupsi susulan tiba-tiba,” tambahnya.

BPBD Sumut mengimbau masyarakat, khususnya warga yang berada di kawasan rawan, untuk tetap memprioritaskan keselamatan dan mematuhi rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Masyarakat juga diminta tidak menjadikan kondisi visual gunung sebagai satu-satunya dasar untuk menentukan tingkat bahaya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap memprioritaskan keselamatan jiwa dan mematuhi rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Meskipun secara kasat mata erupsi tampak mereda dengan asap tipis, status resmi sepenuhnya mengikuti penilaian teknis PVMBG,” pungkas Tuahta.

Meskipun pengamatan visual hingga Jumat siang menunjukkan aktivitas Gunung Sinabung mulai melambat dengan hembusan asap yang lebih tipis dibandingkan fase awal abu gelap, BPBD Sumut menegaskan bahwa penentuan status dan durasi penanganan sepenuhnya merujuk pada rekomendasi resmi PVMBG. (rel)