Bobby Nasution Dorong Pengembangan Komoditas Ekspor Sumut Bernilai Ekonomi Tinggi

oleh

“Setelah komoditas itu sesuai kebutuhan pasar, pemerintah dan pihak terkait pun perlu mengintervensi. Jadi harus ada kolaborasi bersama, seperti penetapan target tahunan komoditas apa yang perlu kita capai,” jelasnya.

Bobby mengatakan pemerintah memiliki peran dalam menyiapkan kebijakan dan program, sedangkan masyarakat menjadi pelaku utama produksi. Melalui kolaborasi tersebut, penyediaan pasar dan ketersediaan komoditas diharapkan dapat berjalan seiring.

“Makanya program dan anggaran pemerintah harus menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat. Karenanya kami juga ingin menjalin kerja sama untuk meneliti dan mengembangkan komoditas yang berpotensi untuk bisa diekspor,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sumut Prayatno Ginting menyambut baik rencana pengembangan komoditas baru yang berpotensi diekspor dari Sumut. Salah satu komoditas yang menurutnya memiliki nilai ekspor tinggi namun belum banyak terpantau adalah lidi sawit.

Selain itu, sejumlah komoditas asal Sumut seperti kepiting, udang, dan sarang burung walet juga memberikan kontribusi besar terhadap ekspor, dengan nilai mencapai Rp8,1 triliun. Termasuk rencana pengiriman produk durian ke pasar Tiongkok.(rel)