Lomba Bunda PAUD Simalungun 2026: Perkuat Fondasi Pertumbuhan Anak, Sukseskan Wajib Belajar 13 Tahun

oleh

4. Praktik pembelajaran PAUD menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE)

Dalam arahannya, Ny. Hj. Darmawati menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini menempati posisi sangat penting sebagai fondasi tumbuh kembang anak. “Pada masa inilah berbagai kemampuan dasar anak mulai dibentuk, kemampuan berpikir, berkomunikasi, bersosialisasi, hingga pembentukan karakter,” ujarnya.

Ny. Darmawati menjelaskan bahwa program Wajib Belajar 13 Tahun dengan satu tahun PAUD prasekolah bermaksud membangun pemahaman bersama: pendidikan anak tidak dimulai saat masuk Sekolah Dasar. Satu tahun PAUD prasekolah adalah langkah penting mempersiapkan anak memasuki pendidikan dasar dengan lebih matang.

Ny. Darmawati mengingatkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang mencari pemenang. Setiap karya harus menjadi media edukasi yang menjangkau masyarakat luas. “Melalui video yang kreatif, menarik, sederhana, dan mudah dipahami, kita sampaikan pesan positif kepada orang tua, keluarga, dan masyarakat luas,” katanya.

Ny. Darmawati mengajak seluruh Bunda PAUD membangun komitmen bersama: Tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan; Tidak ada anak yang kehilangan kesempatan pendidikan sejak usia dini; Tidak ada orang tua yang tidak mengetahui pentingnya PAUD bagi masa depan anak.

“Investasi terbaik bagi masa depan Kabupaten Simalungun adalah investasi pada anak-anak kita,” tegasnya.

Menutup arahan, Ny. Darmawati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini. Ia berharap lomba ini melahirkan gerakan nyata dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan sesaat.

“Semoga apa yang kita lakukan menjadi langkah nyata mewujudkan generasi Simalungun yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan. Mari bergerak bersama, mulai dari usia dini, demi masa depan anak-anak dan Kabupaten Simalungun,” pungkasnya.(rel)