Dalam evaluasi triwulan ketiga tersebut, Rico Waas meminta Bapenda menyusun perencanaan berbasis formula akuntansi yang akurat, bukan perkiraan semata.
Sebelumnya Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, melaporkan bahwa hingga 6 Oktober 2026, total realisasi pajak daerah telah mencapai 64,54% dari target sebesar Rp3,64 triliun. Agha juga memaparkan langkah teknis untuk mengoptimalkan pendapatan pajak daerah.
“Untuk mengoptimalkan realisasi pajak daerah, kami telah meluncurkan sejumlah inovasi berbasis digitalisasi diantaranya QRESTO, SILEDAK, SI4P,” terang Agha.
Turut juga hadir dalam rapat tersebut, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi.(rel)






