Selain mendorong kampanye positif, Rico Waas menyampaikan Pemko Medan tengah menyiapkan ruang-ruang yang dapat dimanfaatkan komunitas kreatif untuk berkarya. Salah satunya di Mal Pelayanan Publik.
Pemko Medan juga akan merevitalisasi Taman Budaya Medan agar dapat menjadi ruang ekspresi sekaligus inkubasi bagi pelaku ekonomi kreatif. Kawasan tersebut diharapkan memiliki gedung pertunjukan yang representatif, seperti gedung kesenian, serta ruang-ruang yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan komunitas.
Ia berharap fasilitas tersebut membuka lebih banyak kesempatan bagi komunitas untuk mengembangkan gagasan, menampilkan karya, dan memperkuat identitas Medan sebagai kota kreatif.
Pemko Medan juga memiliki program pelatihan untuk mendukung pengembangan kapasitas pelaku ekonomi kreatif. Rico menekankan, produk kreatif perlu memiliki nilai tambah dan memberi manfaat ekonomi.
Karena itu, pengembangan kreativitas perlu berjalan beriringan dengan kemampuan mengelola usaha. Pelaku kreatif diharapkan tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga mampu mengembangkan karya tersebut menjadi produk atau layanan yang memiliki peluang pasar.(rel)






