Ia menjelaskan, TK Islam Sahara secara rutin mempersiapkan penampilan seni bagi anak didiknya setiap tahun. Setidaknya, dua tarian dipersiapkan untuk ditampilkan sebagai bagian dari pengembangan kreativitas dan potensi anak.Selain tari Dihutur Sanggul, anak-anak juga membawakan tarian Ampar-Ampar Pisang.
Menurut Nuzuliyah, kegiatan pentas seni merupakan bagian penting dari proses pendidikan anak usia dini. Selain mengenalkan seni dan budaya, kegiatan tersebut membantu anak mengembangkan kemampuan sosial, keberanian, serta potensi diri.
Keikutsertaan TK Islam Sahara dalam pentas seni IGTKI-PGRI Kota Medan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak untuk terus berkarya, berani mencoba hal baru, dan mengembangkan bakat mereka.
Suksesnya acara pentas seni TK Islam Sahara ini juga berkat guru Syafrina, S.Pd., Sri Hermayani, Syuffi Adawiyah, dan Nur Rabiul Haq yang tanpa hentinya terus melatih anak didiknya dengan penuh semangat.
Melalui dukungan yayasan dan para guru, TK Islam Sahara terus berupaya memberikan ruang bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, mandiri, percaya diri, dan berani menunjukkan kemampuan mereka. (za)






