Gapoktan Sehati Dapat Hibah 1 Set Mesin Pakan Ternak dan Pelatihan

oleh

Deli Serdang (medanbicara.com) – Komoditas ayam merupakan salah satu makanan utama yang cukup vital bagi masyarakat tanah air. Tekstur yang renyah dan empuk, membuatnya menjadi pilihan makanan untuk segala usia. Kemudahan penyajian juga menjadi unggulan lain dari produk ayam.

Berbagai menu bisa disajikan dengan bahan dasar ayam, membuat sebagian besar rumah tangga bertumpu kepada produk ini.Namun sayang, kondisi peternakan ayam hingga saat ini, belum menunjukkan keberpihakan kepada peternak lokal yang umumnya berskala UMKM (Usaha Kecil, Menengah dan Mikro).

Memang, bisnis ayam adalah bisnis padat modal, yang artinya hanya pihak yang punya modal bisa menjadi pemain utama. Adapun masyarakat biasa yang bermodal pas-pasan, akan sulit bersaing dengan korporasi besar.

Saat ini, pangsa pasar banyak dikendalikan oleh perusahaan besar. Apalagi perusahaan tersebut merupakan Penanaman Modal Asing (PMA) yang artinya milik pengusaha luar negeri. Kendala utama yang dihadapi oleh peternak lokal adalah penyediaan pakan ternak dan bibit ayam. Di pasaran, harga pakan ternak sering melonjak dan membuat harga pokok produksi (HPP) semakin meningkat.

Namun ironisnya, pada saat panen ayam,harga jual ayam malah menurun. Hal ini menyebabkan kerugian bagi para peternak. Melihat ketimpangan yang ada, pemerintah turut aktif membina dan mendorong dengan berbagai cara, agar peternak punya kemandirian dalam pengadaan pakan.

Salah satunya melalui riset dan pengabdian yang dimotori oleh Kemdiktisaintek. Setiap tahunnya, Kemdiktisaintek menyalurkan hibah yang digarap bersama dengan seluruh kampus yang tersebar di seluruh Indonesia. Salah satunya adalah Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) yang menyasar kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).