Banyak Dikeluhkan, Parlaungan Akan Paripurnakan Masalah BPJS

Ilustrasi BPJS Kesehatan/net

MEDAN (medanbicara.com)-Pelayanan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) kerap dikeluhkan masyarakat sejak diluncurkan tahun 2015 lalu.

Seperti yang dikeluhkan S Tampubolon, warga Tangguk Bongkar 5, Medan Denai. S Tampubolon menyoalkan BPJS lantaran tak tanggap terhadap permasalahan pasien BPJS yang kerap ‘dianak tirikan’ pihak rumah sakit.

“Setiap kali mau rawat inap, selalu dibilang ruangan kelas III penuh dan dianjurkan menggunakan kelas II maupun kelas I, tapi dengan tambahan biaya ekstra,” katanya saat reses anggota DPRS Medan, Parlaungan Simangunsong, Senin (13/11).

Menanggapi keluhan itu, Parlaungan mengaku, kecewa terhadap BPJS yang dinilai tidak optimal dalam mempertanggungjawabkan peserta BPJS kesehatan.

“Saya kecewa sekali pada BPJS, karena banyak masyarakat mengeluhkan pelayanan BPJS terutama soal fasilitas rumah sakit dan sejauhana pertanggung jawaban mereka. Apalagi sering pihak rumah sakit kurang melayani peserta BPJS yang berasal dari warga kurang mampu,”ujar politisi Partai Demokrat ini.

Dia menegaskan, permasalahan BPJS akan diagendakan untuk dibahas di paripurna DPRD Medan.

“Masalah BPJS akan saya sampaikan di paripurna nanti,” sebutnya. (eko fitri)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai