Korban saat membuat laporan di Polsek Delitua. (mdc)
Loading...

DELITUA (medanbicara.com)–Belum nikah, tapi wanita berinisial NG ini sudah mau melahirkan. Perempuan 25 tahun yang beralamat di Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor itu mengaku, kehamilannya itu setelah berulangkali melakukan hubungan badan dengan sang kekasih, hingga dirinya hamil 8 bulan saat ini. Makjang!

Sang kekasih berinisial AP awalnya berjanji akan segera menikahi NG. Namun, Selasa (8/10/2019) sore kemarin, janji sang kekasih ternyata hanya pemanis bibir saja.

Pujaan hatinya itu ditemukan NG sedang berduaan dengan wanita lain di sekitar Taman Hewan Medan, Jalan Bunga Rampe IV Kel Simalingkar B Kec Medan Tuntungan.

“Nggak tau aku bang, tiba-tiba saja kepingin jalan-jalan ke arah kebun binatang (Taman Hewan) sore tadi. Maksudnya ya sambil olahraga biar lancar nanti melahirkan,” ungkap NG kepada wartawan di Mapolsek Delitua, Selasa (8/10/2019) malam.

Namun, baru beberapa langkah menapak di kawasan tersebut, NG melihat kekasihnya AP sedang berduaan bersama wanita lain.

Hati NG pun langsung mendidih. Spontan dia mendatangi kekasihnya AP yang saat itu sedang bermesraan dengan wanita lain.

“Jadi ku tanya, ‘Ngapain kau di sini?’, trus dibilangnya, ‘Apa urusan mu?’. Habis itu langsung ditamparnya muka ku,” beber NG sembari mengulang percakapan dirinya dengan AP di lokasi.

Ironisnya lagi, wanita yang saat itu bersama AP malah ikut-ikutan menampar NG.

Mengingat tak mungkin menghadapi kedua orang itu dengan kondisinya yang sedang hamil, NG pun berusaha mengalah dan menghindar.

Namun, baru saja melangkahkan kakinya hendak pergi, AP dan pacar barunya mendorong dan menendang NG hingga terjatuh ke jurang di lokasi.

Setelah itu, sang kekasih meninggalkan NG begitu saja. Kejadian itu kemudian disampaikan NG kepada orangtuanya.

Tak lama setelah mendapat kabar, orangtua NG pun tiba di lokasi dan mendapati putrinya masih menangis karena kesakitan.

“Anak ku ini kena tipu. Pertama laki-laki itu menyuruh anak saya kerja. Trus tiba-tiba udah dihamilinya anak ku ini. Tapi, karena dia janji akan bertanggungjawab, kami diam,” sebut wanita itu.

“Sudah dihamilinya anak ku, dia main sama perempuan lain pula. Kami ya tidak terima, biarlah hukum yang berbicara,” geram orangtua NG.

Sementara itu, Kapolsek Delitua kompol Efianto ketika dikonfirmasi melalui salah seorang petugas SPK membenarkan telah menerima laporan korban.

“Kita sudah terima laporan korban. Karena korban tidak memiliki surat nikah, pelaku kita kenakan pasal 170,” jelasnya. (mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY