Jasad Devi saat dibawa ke tempat pemakaman. (ist/mdc)
Loading...

ASAHAN (medanbicara.com)– Fakta baru terbongkar saat jenazah Devi Istiani (23) dikuburkan usai diotopsi di RSUD Jasamen Saragih, Selasa (8/1/2019).

Wanita muda ini sebelumnya ditemukan tewas bersama pacarnya, Hasyim Prasetya (33), di Kamar No C-12 Hotel Central, Jalan Sei Gambus, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (7/1/2019).

Keduanya ditemukan tewas dalam kondisi tanpa busana alias telanjang dengan luka tembak di kepala. Di lokasi, petugas Polres Asahan menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya senjata api rakitan, selongsong peluru dan obat kuat.

Jenazah Devi dikuburkan di tempat pemakaman umum (TPU), Jalan Bhakti Kisaran, pukul 10.00 Wib tadi. Kedua orangtua, kerabat dan puluhan warga mengantarkan Devi ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Dari rumah duka hingga ke pemakaman sangat terlihat suasana haru. Mereka masih belum yakin Devi meninggal dunia dengan cara tragis dan sebab yang tak wajar.

Saat prosesi pemakaman berlangsung, wartawan sempat mewawancarai salah satu kerabatnya yang mengaku bernama Kideng. Dia mengatakan, keluarga Devi sangat terkejut mendengar kabar duka tersebut.

“Kehilangan Devi ini, kami merasa terkejut dan sempat tidak percaya. Apalagi meninggalnya dengan kondisi yang sangat tidak wajar dan di luar dugaan kami. Anaknya juga baik dan periang,” paparnya.

Kideng mengaku tak mengetahui apa motif dibalik insiden tragis tersebut. Meski begitu, dia mengungkapkan bahwa Devi dan pacarnya pernah bertunangan sebelumnya. Namun, pertunangan itu dibatalkan karena ada sesuatu hal.

“Memang orang ini berdua sempat tunangan tapi dibatalkan. Nggak tahu pasti apa ini penyebab kejadian ini, tapi udah lama lah dibatalkan tunangannya,” tambah Kideng.

Sebelumnya diberitakan, orang tua Devi Istiana (23), Ngatemin (46), terpukul setelah mengetahui putrinya tewas mengenaskan dalam kondisi bugil di kamar Hotel Central bersama pacarnya, Hasyim Prasetya (33).

Ia dijemput polisi tadi malam untuk datang ke hotel yang berlokasi di Jalan Sei Gambus, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut). Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi kemudian meminta keterangan Ngatemin.

Pantauan wartawan, Ngatemin datang ke Hotel Central mengenakan kemeja warna putih dan peci. Ia kemudian dibawa ke kantin hotel untuk di mintai keteranganya.

Sebelum diminta keterangan kepada polisi, ia sempat menjawab pertanyaan yang diajukan wartawan.

“Dia anak yang baik, nggak nyangka anakku tewas dengan kondisi seperti ini,” ucap Ngatemin terlihat sangat terpukul.

Setelah dilakukan olah TKP, jasad pasangan kekasih itu dibawa ke RSUD Djasamen Saragih, Pematang Siantar, untuk dilakukan otopsi.
Sementara polisi sejauh ini belum menyimpulkan motif dari peristiwa tragis tersebut.

“Masih dalam penyelidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ricky Pripurna Atmaja SIK SH.

Dalam olah TKP di kamar No. C-12, polisi menemukan jasad Hasyim dalam kondisi tertelungkup di lantai, sementara jasad Devi berada di atas tempat tidur dengan kaki terjuntai ke bawah. Di kepala kedua korban yang tanpa busana itu ditemukan luka tembak.

Dari dalam kamar polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya senjata api rakitan (senpira) dan selongsong peluru, plus obat kuat.

Sebelumnya dalam pesan terakhirnya di Facebook, Hasyim mengungkap penyebab tewasnya ia dan kekasihnya dalam kondisi tanpa busana alias bugil.

Seperti dilihat, Selasa (8/1/2019), di akun Facebooknya, Hasyim menuliskan status yang merupakan pesan terakhir sebelum ia dan pacarnya, Devi, ditemukan tewas dalam kondisi bugil.

“Ketika smu mngetahui apa yg trjdi mngkin kalin akan mnggap aku adlh orng paling bodoh dan tollol yg prnah anda knal..Aq tau dunia tak slebar daun kelor..yg aku lakukan ini adalah pmbuktian suatu prjuangan mmprthankn dan kesungguhan,” tulisnya.

Status tersebut diunggah Hasyim pada Minggu (6/1/2019) tak lama setelah ia dan Devi check in. Postingan tersebut langsung ramai dikomentari netizen.

Ada netizen yang menduga Hasyim dan Devi bunuh diri karena hubungan mereka tak direstui orangtua, mereka telah lama pacaran, namun tak disetujui untuk menikah. Ada juga yang menduga Hasyim membunuh pacarnya, lalu bunuh diri. (msc/mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY