Jajaran PDAM Tirta Silaupiasa, Rabu (03/07/19) lalu melakukan Studi banding ke PDAM Tirta Nauli Sibolga.(ist)
Loading...

KISARAN (medanbicara.com) – Jajaran PDAM Tirta Silaupiasa, Rabu (03/07/19) lalu melakukan Studi banding ke PDAM Tirta Nauli Sibolga. Demikian dikatakan Direktur PDAM Tirta Silaupiasa Ruspin Arif melalui Kabag Hubungan Langganan, Iswanto SH, Rabu (10/07/19) di Kisaran.

Tim PDAM Tirta Silaupiasa yang diberangkatkan ke Sibolga terdiri atas, Ahmad Rudi SH Kabag Adm dan Keuangan, Iswanto SH Kabag Hubungan Langganan, Selamat Haryanto Kepala SPI, Rohani Bulan Dalimunthe Kasubag Pembukuan, Rusmaini Rahayu SKom Kasubag Keuangan, Ruslan SE Kasubag Rekening, Wahyudi Kasubag Rumah Tangga, Irwansyah Fuad Kasubag Penagihan dan Tunggakan serta Sri Mulyanto Staf Rekening.

Rombongan disambut Kabag Teknik PDAM Tirta Nauli Sibolga Ir Kabul Sumbawa beserta Kabag Hubungan Langganan Suganda SE dan Kabag Keuangan Ida Roma Nasution.

Dijelaskan Iswanto, kegiatan studi banding itu dilakukan untuk mempelajari terkait penerapan program system informasi akuntansi dan Billing System, yang merupakan aplikasi dibuat BPKP Propinsi Sumatera Utara. “Sibolga sudah menerapkan hal tersebut,” ujarnya sembari menyatakan saat ini yang sudah menerapkan aplikasi itu baru 2 PDAM, yakni Sibolga dan Taput.

Iswanto kembali menjelaskan, system ini penting segera diberlakukan mengingat program Billing System nantinya akan terkoneksi dengan system informasi akuntansi, sehingga akan memudahkan untuk pembukuan serta melakukan perhitungan-perhitungan yang akan datang.

“Ini semua untuk memudahkan tugas pokok dan fungsi serta pengawasan di setiap sub kerja di tubuh PDAM Tirta Silaupiasa. Nantinya diharapkan hasil notisi BPKP atas audit kinerja PDAM Tirta Silaupiasa akan semakin baik,” terang Iswanto.

Dijelaskan lagi, lumrah bagi suatu produk memiliki kelebihan dan kekurangan. Seperti Billing System aplikasi milik BPKP yang selama ini diterapkan oleh PDAM Tirta Nauli Sibolga, ternyata tidak bisa online. Sedangkan Billing System selama ini digunakan PDAM Tirta Silaupiasa sudah bisa online.

“Artinya masyarakat pelanggan sudah dapat membayar rekening air dekat dengan domisili atau tempat tinggal pelanggan. Selama ini PDAM Tirta Silaupiasa sudah bekerjasama dengan pihak perusahaan penyedia jasa online seperti PT POS, PT MPI, PT Bima Sakti dan PT Fortuna. Perusahaan inilah yang membuka loket, agen atau bekerjasama dengan minimarket yang ada di Asahan seperti Indomaret, Alfamart dan lainnya,” terang Iswanto.(yas)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY