MUARA (medanbicara.com)-Dinas Pariwisata (Dispar) Sumatera Utara (Sumut) menjaring minat pelajar kembangkan Geopark Kaldera Toba (GKT) di empat area yang ada di kawasan Danau Toba. Penjaringan minat tersebut dilakukan lewat sosialisasi kepada para pelajar setingkat Sekolah Menengah Lanjutan Atas (SLTA) yang ada di kawasan Danau Toba dan tersebar di empat area.

Dalam kegiatan sosialisasi yang melibatkan Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba (BP-GKT) sebagai narasumber utama tersebut,  pelajar diajak untuk mengenal GKT secara terinci.  Mulai dari pengenalan geologi,  budaya dan keragam hayati yang ada di kawasan GKT. Keseluruhan pengenalan ini dilakukan untuk mengambil masukan dalam mendisaind maskot GKT.

Ketua BP GKT,  Alimin Ginting dalam pemaparannya mengatakan, pemikiran untuk menciptakan maskot ini sangat tepat. Karena, maskot dapat berdampak luar biasa mempromosikan sesuatu. Dalam hal ini adalah mempromosikan geopark kaldera Toba. Oleh karena itu, perlu dicari bentuk maskot geopark kaldera toba yang tepat.

“Hal ini penting agar dapat menciptakan daya tarik dan keingin tauan orang baik dalam ruang lingkup nasional maupun internasional,  tentang geopark kaldera toba. Yang kaya akan warisan geologi, hayati dan budaya,” terangnya dalam acara sosialisasi GKT, Kamis (21/12) di Gereja HKBP Ute Mukur,  Kecamatan Muara, Tapanuli Utara.

Lulusan geologi, Universitas Pajajaran Bandung tersebut mengatakan, saat ini pemerintah terus berbenah untuk mengembangkan GKT bersama dengan masyarakat. Untuk tujuan tersebut diatas, maka pelajar menegah keatas, sebagai reperensentasi masyarakat dijaring pemikirannya untuk mendapatkan masukan dalam mendisaind maskot yang tepat.

“Harapan kita pelajar juga memahami apa yang tepat untuk dilakukan dalam pengembangan kawasan baik dalam kehidupan sehari hari maupun dalam ruang lingkup sosialnya,” jelasnya

Sebelum memberikan pemikiran sebagai masukan, ratusan pelajar SMA dan SMK terlebih dahulu diberikan pemahaman yang mendalam tentang apa itu geopark. Serta komponen yang terkait dengan geopark tersebut.  Sehingga mereka bisa memberikan pemikiran optimal terkait dengan maskot geopark kaldera toba yang menjadi alat promosi dan daya tarik geopark kaldera toba.

Dalam kegiatan tersebut, Husein Ritonga mewakili Dispar Sumut menyebutkan, pihaknya menggelar acara tersebut untuk menanamkan minat pelajar dalam pengembangan GKT sebagai bagian daru taman dunia.  Selain melibatkan BP-GKT sebagai narasumber pihaknya juga menghadirkan akademisi dari Unversitas Sumatera Utara (USU) Arif,  SH. Serta manager area di masing masing geoarea GKT.(baringin lumban gaol)

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR