Tanjungbalai (medanbicara.com)- Koalisi Tim Hanif dan Mahasiswa R2 (KTHMR2) menggelar aksi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungbalai, Selasa (21/01/2025).
Aksi ini dilakukan untuk mendesak aparat penegak hukum (APH) mengusut dugaan kasus korupsi di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tanjungbalai tahun 2024.
Andrean Hanif, koordinator KTHMR2, dalam orasinya di depan pintu masuk kantor Kejari Tanjungbalai, meminta agar dilakukan audit terhadap program Sekolah Bersih Narkoba (Bersinar) tahun 2024 yang diduga mengalami markup anggaran.
Selain itu, ia mendesak pemeriksaan terhadap Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol yang diduga menjadi dalang dalam kegiatan fiktif Coffee Morning Pemilu Berkualitas tahun 2024.
KTHMR2 juga meminta Kejari Tanjungbalai memeriksa oknum bendahara Kantor Kesbangpol yang diduga terlibat dalam penyelewengan anggaran karena tidak memberikan data terkait kegiatan Coffee Morning.
Hal serupa juga ditujukan kepada oknum Kabid PKWN di Kesbangpol yang bertugas menyalurkan dana hibah Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) tahun anggaran 2023. Dana tersebut diduga tidak disalurkan akibat tidak adanya kepengurusan FKDM.






