Di lain pihak, Sowa’a Laoli selaku Wali Kota Gunungsitoli mengungkapkan bahwa kondisi bangunan SDN 076059 Desa Lololawa kini terlihat indah, aman dan nyaman untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berkat bantuan BRI Peduli Ini Sekolahku.
“Sebelumnya kondisi sekolah kami sangat memprihatinkan. Kondisi atap rusak dan lapuk akibat di makan usia, bahkan sudah banyak plafon yang runtuh dan kami sangat khawatir jika bangunan rubuh dan menimpa anak yang sedang belajar atau bermain. Sampai akhirnya kami mendapatkan bantuan BRI Peduli dan kini sekolah kami sudah diperbaiki dan sangat nyaman dan indah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini di SDN 076059 Desa Lololawa terdapat 80 siswa/i dengan jumlah guru dan tenaga penunjang sebanyak 12 orang.
Dengan bantuan renovasi sekolah dari BRI Peduli, dapat memberikan semangat dan motivasi bagi para siswa dan tenaga pengajar dalam kegiatan di sekolah hingga pada akhirnya SDN 076059 Desa Lololawa dapat mencetak SDM unggul penerus bangsa.
Andri Prayogi menambahkan, program BRI Peduli Ini Sekolahku hadir untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan di Indonesia dengan memperbaiki sarana prasarana fisik secara menyeluruh dan signifikan agar dapat digunakan oleh siswa dan guru. Sejak dijalankan pada 2021, program ini telah berjalan di 44 lokasi di seluruh Indonesia.
Informasi penting disajikan secara kronologis
Penyaluran program ini merupakan wujud nyata BRI mendukung terwujudnya pilar pembangunan dan tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi inisiator penopang, pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan di sekolah, serta mampu mendorong pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia.
“Semoga Program BRI Peduli Ini Sekolahku bisa menjadi motivasi dan pemantik semangat bagi siswa/i untuk terus belajar dengan lingkungan sekolah yang nyaman dan bangunan yang layak serta memberikan solusi bagi ketersediaan infrastruktur sekolah yang lebih memadai sehingga pada akhirnya sekolah akan menciptakan SDM unggul bagi kemajuan bangsa,” pungkasnya.(red/rel)






