“Saya sudah dapat laporan langsung. Artinya video itu sudah menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Makanya kita dorong Pemko Medan melalui OPD terkait untuk segera merespon. Turun ke pasar tradisional lakukan pemeriksaan MinyaKita,” harap politisi Partai Perindo ini.
Binsar menjelaskan, pemerintah menghadirkan MinyaKita dengan harga yang ekonomis untuk membantu masyarakat. Namun sekarang kondisinya berbalik, masyarakat malah takut membelinya.
“Dengan respon cepat Pemko Medan, semoga MinyaKita palsu bisa diantisipasi peredarannya di Medan. Masyarakat juga kami imbau untuk tidak menyalahgunakan minyak goreng bersubsidi tersebut,” tuturnya.(rel)






