
Untuk itu, Pemko Medan harus segera memfasilitasi kebutuhan warga. Bagi warga pengangguran supaya dipekerjakan di ribuan perusahaan yang ada di Medan Utara. Begitu juga dengan peningkatan SDM melalui pendidikan gratis dan pembinaan keterampilan harus diseriusi.
“Saya tahu persis pemicu utama kerusuhan terkait masalah periuk seperti perebutan lahan parkir. Begitu juga para pelaku kerusuhan yang masih umur 15 tahun ke bawah karena minimnya pendidikan. Maka Pemko Medan melalui Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Dinas Tenaga Kerja supaya ikut memetakan persoalan,” ungkap Hadi.
Sedangkan bagi yang terlibat kerusuhan, Hadi Suhendra minta pihak Kepolisian harus tegas menindak pelaku. Bahkan Suhendra mempertanyakan apa progres Kepolisian menyelesaikan masalah kerusuhan.
“Tangkap itu pelaku, jemput dari rumahnya dengan kordinasi dengan Kepling. Kepling pasti tahu siapa saja dalang kerusuhan. Para orang tua pun harus mendukung pihak Polisi ditindak tegas anaknya atau keluarganya guna memberi pembinaan dan efek jera, ” tutup Hadi Suhendra asal daerah pemilihan (dapil) 2 wilayah Medan Utara itu.(rel)