Anggota DPRD Medan Minta Wali Kota Tindak Kepling 27 Belawan II

oleh

Saat pengerjaan pemasangan pipa, sambung Saipul, masyarakat mendatangi pihak Tirtanadi karena wilayah mereka tergenang akibat dari pengerjaan tersebut. “Setelah mendapat penjelasan dari pihak Tirtanadi, masyarakat dapat mengerti. Anehnya, oknum Kepling justru mendatangi pihak Tirtanadi dan meminta “kompensasi” dari pekerjaan tersebut,” sebut Saipul.

Sekretaris Fraksi NasDem itu, mengaku kecewa atas sikap Kepling tersebut. “Sebagai garda terdepan perpanjangan tangan Pemkot Medan di tingkat bawah, harusnya Kepling itu membantu menyelesaikan percepatan program pembangunan Wali Kota Medan, bukan menghambat. Apalagi, pekerjaan pemasangan pipa ini atensi dari Wali Kota Medan langsung untuk di selesaikan, harusnya tidak diganggu,” ungkapnya.

Saipul meminta, Wali Kota Medan melalui perangkat daerah terkait untuk memberikan tindakan terhadap oknum Kepling tersebut. “Penindakan ini perlu, untuk membuat efek jera serta pembelajaran kepada Kepling-Kepling lainnya di Kota Medan. Terkait mekanismenya, kita serahkan kepada pihak yang terkait,” ungkapnya.

Sebelumnya dalam pengkonfrontiran itu Kepala Perumda Tirtanadi Cabang Belawan, Hafiz Batubara, menyampaikan pasca kunjungan Wali Kota Medan ke Paluh Perta beberapa waktu lalu, pihaknya langsung bekerja melakukan pergantian pipa persisnya di Simpang Kampung Salam.

“Kita menggantinya dengan pipa besar. Ini di lakukan untuk menambah debit air agar bisa dialirkan hingga ke Paluh Perta sesuai permintaan Wali Kota Medan,” kata Hafiz.