Dalam sambutannya, Sekda Amril menyampaikan arahan Bupati Langkat yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menuntaskan TBC. Ia menegaskan, Sumatera Utara saat ini menempati peringkat ketiga nasional dalam jumlah kasus TBC, sementara Kabupaten Langkat berada di peringkat ketiga di Sumatera Utara dengan jumlah penduduk lebih dari 1 juta jiwa.
“Dinas Dukcapil memiliki peran vital dalam penanggulangan TBC, yakni dengan menyediakan data kependudukan yang akurat untuk mendukung pemetaan, penargetan program, penemuan kasus, dan pelacakan kontak,” ujar Amril. “Data itu bukan segalanya, tapi tanpa data kita akan kehilangan segalanya,” tambahnya.
Amril juga mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat, mengingat TBC termasuk penyakit yang penularannya rentan melalui udara. Ia berharap hasil forum ini dapat disosialisasikan secara masif hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Kegiatan ini selaras dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Langkat, yaitu “Menuju Langkat Maju, Sehat, Sejahtera, Religius, dan Berkelanjutan”, serta misi pada poin ketiga yang menitikberatkan pada peningkatan kesehatan masyarakat melalui pembangunan sarana prasarana kesehatan, pengentasan stunting, peningkatan Integrasi Layanan Primer (ILP), serta penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir.
Dengan adanya forum ini, diharapkan kolaborasi seluruh pihak semakin kuat sehingga target eliminasi TBC menuju 0% dapat tercapai, dan masyarakat Langkat dapat hidup lebih sehat dan sejahtera.(rel)






