Menanggapi arahan Mendagri tersebut, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tanjungbalai sejalan dengan kebijakan yang disampaikan.
“Khusus terkait pengendalian inflasi, sebagaimana yang ditekankan oleh Bapak Menteri, Pemerintah Kota Tanjungbalai sudah menggencarkan program pro rakyat melalui Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah Serentak Nasional beberapa hari yang lalu. Hal ini juga mengingat, sesuai data Kemendagri saat ini Propinsi Sumatera Utara (Inflasi Per Propinsi (y-o-y) masuk dalam daerah tertinggi inflasi sebesar 4,42%. Kegiatan ini telah kami laksanakan secara serentak di enam kecamatan. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dan kegiatan ini terbukti dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi di Kota Tanjungbalai,” ujar Muhammad Fadly.
Ia menambahkan, melalui gerakan pangan murah dan pasar murah yang telah dilakukan menjadi salah satu strategi nyata pemerintah kota untuk memberikan akses harga bahan pokok terjangkau bagi masyarakat, khususnya menjelang momen-momen tertentu yang rentan memicu kenaikan harga.
“Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah ini akan terus kita gencarkan secara berkelanjutan dengan melibatkan Bulog, Bank Indonesia, serta Perangkat Daerah terkait. Kami optimis, langkah ini dapat memberikan dampak positif dalam menjaga stabilitas harga dan inflasi, sebagaimana arahan Bapak Mendagri,” pungkas Wakil Wali Kota.(Vin)






