“Saya mau pelayanan tidak boleh lama, tidak ada alasan kamar penuh, semua harus dilayani dengan rata,” tegasnya.
Bobby juga menyebutkan bahwa sebanyak 172 rumah sakit, 619 puskesmas, dan 510 klinik telah dilibatkan untuk mendukung pelaksanaan UHC Prioritas.“Saya mau UHC ini benar-benar bermanfaat dan dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Bupati Langkat Syah Afandin menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan penerapan UHC Prioritas di Kabupaten Langkat.
“Kita mendapat tambahan dua unit puskesmas pembantu di Langkat. Ini semakin menambah semangat kita dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat Langkat,” ujarnya.
Syah Afandin memastikan penghargaan yang diterima bukan hanya bentuk pengakuan, tetapi sekaligus menjadi dorongan untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan dan memastikan masyarakat Langkat mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas.(rel)






