“Forum ini menjadi ruang partisipatif untuk menyerap ide dan masukan dari berbagai unsur agar perencanaan MPP Langkat sesuai kebutuhan masyarakat dan standar pelayanan yang baik,” jelasnya.
Edi menambahkan, MPP Langkat nantinya akan menyediakan lebih dari 100 jenis layanan, meliputi perizinan usaha, administrasi kependudukan, layanan pertanahan, perpajakan, hingga pelayanan instansi vertikal dan BUMN.
“Kami berkomitmen menjadikan MPP Langkat sebagai wajah baru pelayanan publik yang modern, transparan, dan akuntabel,” tutupnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, kegiatan ini juga diakhiri dengan penandatanganan berita acara Forum Konsultasi Publik oleh 35 instansi yang terdiri dari perangkat daerah, instansi provinsi, lembaga vertikal, BUMN/BUMD, dan mitra pelayanan lainnya.
Bupati Syah Afandin mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mempercepat pembangunan fisik dan operasional MPP Langkat.
“Saya berharap dengan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, lembaga vertikal, BUMN, dan pihak swasta, Mall Pelayanan Publik ini dapat segera terwujud. Semakin cepat kita wujudkan, semakin cepat pula masyarakat merasakan kemudahan pelayanan di daerah ini,” pungkasnya.
Forum konsultasi tersebut ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung dinamis. Berbagai masukan konstruktif disampaikan peserta sebagai bentuk komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima di Kabupaten Langkat.(rel)






